Proyek Pabrik VinFast di AS Terancam Diambil Alih Pemerintah
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Gelaran pasar murah di Kemantren Umbulharjo, Jogja, Kamis (29/2) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul terus berupaya menstabilkan bahan pokok jelang Ramadan.
Setelah menggelar pasar murah di Lapangan Karangtalun, Imogiri, pada Selasa (5/3/2024), kini Pemkab Bantul melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul menggelar pasar murah di Pendopo 2 Manding, Rabu (6/3/2024) pagi.
“Pasar murah dengan tema besar Gerakan Pangan Murah 2024 akan dimulai pukul 08.00 WIB sampai jam 12.00 WIB di Pendopo 2 Manding,” kata Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo, Selasa (5/3/2024).
Menurut Joko, pasar murah yang digelar pihaknya bertujuan untuk menekan harga bahan pokok yang naik jelang bulan Ramadan. Adapun kegiatan pasar murah sendiri hanya akan dilakukan oleh DKPP sekali saja di Pendopo 2 Manding.
“Karena memang ada keterbatasan anggaran. Maka hanya sekali kami gelar. Kami harapkan ini bisa membantu masyarakat di tengah tingginya harga kebutuhan pokok,” kata Joko.
Lebih lanjut Joko mengungkapkan, pada pasar murah kali ini, pihaknya tidak hanya menjual beras, tapi juga sejumlah harga kebutuhan pokok lainnya, seperti gula, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam.
Untuk beras, Joko menyatakan pihaknya bekerja sama dengan Bulog dan Gapoktan. Sedangkan untuk gula, DKPP menggandeng Rajawali Nusindo selaku distributor, tepung terigu dipasok dari distributor Perusahaan Perdagangan Indonesia Persero, bawang merah dan bawang putih dipasok dari Kelompok Tani Ngudi Makmur. “Untuk telur ayam, kami bekerja sama dengan UD Sumber Telur Jaya,” kata Joko.
BACA JUGA: Ini Alasan Pemda DIY Menutup Permanen TPA Piyungan Mulai Hari Ini
Untuk harga yang dibanderol, Joko memaparkan, beras premium 5 kg dijual Rp73.500, beras medium 5 kg dijual Rp51.000, gula pasir Maniskita Rp16.000 untuk 1 kg, minyak goreng Minyakita Rp16.000 ukuran 1 liter, tepung terigu Kita 1 kg Rp9.500, tepung beras Befood 500 gram Rp7.000.
Gula pasir 1 kg Rp16.200, beras premium Rp76.000 per 5 kg, minyak goreng camar 900 ml Rp14.500, minyak goreng premium 1,8 liter Rp28.000.
“Tepung terigu 1 kilogram Rp8.500. Untuk bawang merah 1 kg Rp26.000, bawang putih 1 kg Rp40.000, dan telur ayam ras 1 kg Rp29.000,” ucap Joko.
Terkait dengan stok yang disediakan, Joko menyebut untuk beras, pihaknya menyiapkan 4 ton beras untuk pasar murah kali ini. “Untuk total stok semua komoditi sekitar 7 ton,” kata Joko.
Mengenai teknis pembelian, Joko menyebut jika warga yang hendak membeli komoditas di pasar murah, harus menunjukkan KTP Bantul dan maksimal untuk beras maksimal 5 kilogram. “Ada pembatasan memang. Karena tujuan dari kegiatan ini untuk menstabilkan harga bahan pokok,” ucap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.