DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Ilustrasi PNS - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Panitia Seleksi lelang jabatan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman telah menyelesaikan tahapan penjaringan. Tiga calon terpilih juga sudah diserahkan ke Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo untuk dipilih salah satu guna mengisi jabatan yang kosong tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sleman, Budi Pramono mengatakan, lelang jabatan untuk lowongan Kepala Dinas Koperasi dan UKM diikuti oleh lima orang pendaftar. Adapun tahapan tes sudah selesai dilakukan dan memunculkan tiga nama yang bakal mengisi jabatan tersebut.
BACA JUGA : 5 Orang Berebut Posisi Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepala Dinas Pariwisata Bantul
Berdasarkan Pengumuman Pansel No:17/PANSEL/I/SLM/2024, nama-nama yang lolog tiga besar di antaranya Sekretaris Dinas Pariwisata, Eka Priastana Putra. Adapun lainnya adalah Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Dwi Wulandari dan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Tina Hastani.
“Hasil dari lelang ini juga sudah diumumkan secara resmi,” kata Pramono, Senin (4/3/2024).
Menurut dia, tindaklanjut dari hasil seleksi ini, tiga kandidat yang lolos seleksi sudah diserahkan ke Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Adapun Keputusan siapa yang terpilih, kewenangan sepenuhnya berada di Bupati.
Disinggung mengenai kapan calon terpilih diumumkan, Pramono mengakui kemungkinan besar akan dilakukan bersamaan dengan pengumuman dan pelantikan Sekda Sleman yang baru. Menurut dia, selain lowongan Kepala Dinas Koperasi dan UKM, di saat bersamaan juga ada seleksi Sekda.
“Kemungkinan nanti bareng sehingga pelantikan dilakukan secara bersama-sama,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, sudah menerima tiga calon sekda hasil seleksi terbuka. Menurut dia, hasil ini akan diteruskan ke Gubernur DIY karena calon terpilih harus mendapatkan rekomendasi dari provinsi.
“Semakin cepat semakin baik karena hasilnya juga akan cepat,” katanya.
BACA JUGA : Bupati Gunungkidul Segera Lelang Jabatan Eselon II Awal Tahun Depan
Untuk pelantikan Sekda baru, Kustini berharap bisa dilakukan secara bersama-sama dengan hasil seleksi lain, yakni Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Selain itu, juga ada beberapa pejabat eselon II yang memasuki masa purna tugas sehingga pengisian bisa dilakukan melalui penataan pejabat. “Mudah-mudahan bisa bareng. Apalagi asisten III juga sudah masuki masa pensiun,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.