Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sejumlah peserta mengikuti pelatihan pengolahan ikan di Kelurahan Gowongan, beberapa waktu lalu. - ist/Kelurahan Gowongan
Harianjogja.com, JOGJA—Konsumsi ikan yang cukup menjadi salah satu cara untuk mencegah stunting pada anak. Untuk mencapai tujuan ini, Kelurahan Gowongan, Kemantren Jetis, Jogja, menggelar pelatihan pengolahan ikan kepada sejumlah warga.
Pengolahan ikan bisa dijadikan inspirasi bagi warga untuk menyediakan menu buka puasa dan sahur selama Ramadan. Diperlukan ilmu pengolahan makanan untuk membuat lauk pauk yang bervariasi dan bergizi bagi keluarga.
Kelurahan Gowongan bekerja sama dengan Kader PKK untuk melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Ikan di Aula Perpustakaan Gowongan Smart, Kamis dan Jumat (7-8/3/2024). Pelatihan ini tujuan utamanya adalah untuk mendukung program pemerintah tentang pengentasan stunting di Kota Jogja.
Lurah Gowongan, Gunawan Wibisono mengatakan meskipun di wilayah Gowongan angka stunting tidak ada, namun perlu pencegahan terutama untuk ibu-ibu hamil dan anak di bawah dua tahun. “Dengan adanya pelatihan ini diharapkan peserta mampu menularkan ilmunya kepada ibu-ibu yang lain, terutama yang mempunyai anak balita,” katanya saat ditemui, Kamis (14/3/2024).
Cara pengolahan ikan ini sangatlah penting diketahui ibu-ibu yang memiliki anak balita. Ikan mengandung protein hewani yang sangat tinggi, yang diperlukan anak-anak balita terutama untuk pertumbuhan dan perkembangan otaknya.
“Dengan pengolahan ikan ini diharapkan variasi memasak oleh ibu-ibu untuk anaknya terutama makanan olahan ikan akan semakin digemari. Kita tahu bahwa anak tidak suka makan ikan mungkin karena tidak terbiasa atau ikan hanya dimasak dengan cara digoreng saja sehingga anak harus menyingkirkan duri-duri ikannya membuat anak tidak suka,” katanya.
Dengan pengolahan ikan yang dibuat secara bervariasi ini akan membuat anak semakin senang dan gemar makan ikan. Diikuti 25 peserta, hari pertama pelatihan diisi dengan praktik membuat nugget ikan dan hari kedua praktik membuat kaki naga.
Resep ini merupakan menu olahan kekinian. Diharapkan peserta pelatihan dapat mempraktikkan hasil pelatihannya di rumah sebagai menu keluarga, sehingga anak-anaknya terpenuhi kebutuhan gizinya dan terbiasa untuk makan ikan. Selain untuk menu keluarga, peluang untuk berjualan sangat baik sehingga menambah penghasilan keluarga. “Apalagi di era sekarang ini berjualan bisa dilakukan secara online, sehingga ibu-ibu tidak perlu repot lagi memasarkan produknya,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kecelakaan Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang akan diinvestigasi KNKT. Sebanyak 113 orang telah dievakuasi dan 130 masih dicari.
Jusuf Kalla mendorong kampus meningkatkan kualitas lulusan karena setiap tahun sekitar satu juta sarjana menghadapi lapangan kerja terbatas.
PSIM kalah 0-1 dari Persebaya. Van Gastel menjelaskan alasan baru melakukan empat pergantian pemain pada menit ke-85.
Prabowo menegaskan Indonesia kini menjadi eksportir pangan dan menawarkan industrialisasi bersama untuk memperkuat BRICS.
Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jevon Joechelin Jotham, tercatat dalam manifes Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian.