Omzet Pasar Tradisional Bantul Turun 17 Persen, Ini Sebabnya
Omzet pedagang pasar tradisional Bantul turun 17 persen. DPRD menyoroti transaksi online dan kondisi pasar yang kurang representatif.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Insiden kenakalan remaja kembali marak di awal bulan Ramadan. Peristiwa klitih dan aktivitas bermain petasan mulai muncul di sejumlah tempat di DIY. Disdikpora DIY meminta sekolah untuk mengawasi murid selama bulan Ramadan untuk mencegah munculnya kenakalan remaja.
Wakil Kepala Disdikpora DIY Suhirman mengatakan, di bulan Ramadan pihaknya mengurangi durasi jam belajar dari yang semula 45 menit per satu jam pelajaran menjadi 35 menit saja. Otomatis hal ini membuat waktu murid di sekolah menjadi lebih sedikit dari biasanya, sehingga sekolah dan orang tua diminta untuk tetap mengawasi murid.
BACA JUGA : Polda DIY Terjunkan Para Pejabat Utamanya untuk Cegah Kejahatan Jalanan di Jogja
"Kami menyampaikan juga ke sekolah dan orang tua untuk mengawasi anak selama bulan Ramadan. Kegiatan Ramadan dan rohis, pesantren ramadan harus diikuti," katanya, Senin (18/3/2024).
Sekolah, kata dia bisa mengisi waktu murid dengan sejumlah kegiatan kerohanian agar waktu murid bisa dimanfaatkan dengan kegiatan yang positif. Misalnya saja kajian kitab, aksi sosial dan hal lain yang bisa dilaksanakan di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat.
"Memang harus berbeda nuansa rohani dengan bulan yang lain," ujarnya.
Kepala Sekolah SMAN 10 Jogja Sri Moerni menyebut, sekolahnya menerapkan aktivitas kerohanian kepada murid yang beragama Islam selama bulan Ramadan. Sedangkan yang beragama lain diberikan ruang yang berbeda untuk doa bersama. "Sebelum pembelajaran, yang muslim memulainya dengan imtaq tadarus bersama," katanya.
Sekolah juga memberikan tugas kepada murid berupa mengirimkan catatan kegiatan selama Ramadan. Di malam hari murid juga diminta untuk mengikuti kegiatan di rumah masing-masing berupa tarawih dan tadarusan. Kemudian jika ada salat fardu berjamahan murid juga diminta untuk membuat catatannya.
BACA JUGA : Cegah Kekerasan Jalanan saat Ramadan, Satpol PP Jogja Gencarkan Operasi Jam Malam
"Karena kalau tidak terpantau kan semangat anak kurang optimal, kalau dilaporkan secara periodik anak-anak lebih giat untuk mengikuti kegiatan positif," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Omzet pedagang pasar tradisional Bantul turun 17 persen. DPRD menyoroti transaksi online dan kondisi pasar yang kurang representatif.
Roberto Mancini gagal membawa Italia menang dalam laga perdananya. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia di UEFA Nations League.
Debut Zinedine Zidane bersama Prancis berbuah kemenangan 1-0 atas Turki di UEFA Nations League berkat gol Kylian Mbappe.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 26 September 2026 didominasi berawan. Suhu Kota Jogja diprediksi mencapai 34 derajat Celsius.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek tanggal, lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.