Visi Bupati Sleman 2025-2029 Diterjemahkan ke Program OPD
Sekda Sleman Abu Bakar memastikan visi-misi pembangunan 2025-2029 diterjemahkan menjadi program dan indikator kinerja setiap OPD.
Obelix Sea View
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja (DPKUKMTK) Kabupaten Gunungkidul mencatat sebanyak hanya 14 perusahaan yang memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Meski baru ada 14 perusahaan namun total produk yang didaftarkan di sistem informasi industri nasional mencapai ratusan. Kepemilikian sertifikat tersebut akan sangat membantu industri apabila ingin ikut dalam pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah.
Kepala DPKUKMTK Gunungkidul, Supartono mengatakan saat ini Pemerintah Indonesia sedang berupaya meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Sebab itu semua pengadaan barang dan jasa di pemerintahan diwajibkan menggunakan produk dalam negeri.
BACA JUGA: Berbekal Keindahan Alam, Pariwisata Jadi Pilar Pembangunan dan Investasi Gunungkidul
“Spesifiknya lagi produk dalam negeri yang memiliki sertifikat TKDN tadi,” kata Supartono dihubungi, Selasa (26/3/2024).
Supartono menambahkan pihaknya juga memberikan sosialisasi dan fasilitasi terkait pendaftaran sertifikat TKDN. Asesor yang digandeng DPKUKMTK dalam fasilitasi beberapa waktu lalu yaitu Balai Batik Yogyakarta.
Dia menerangkan bahwa upaya mendorong perusahaan agar memiliki sertifikat TKDN kadang menemui kendala. Salah satu kendala yang kerap terjadi yaitu terbatasnya literasi digital. Sebab itu, cukup banyak pemilik perusahaan yang tidak tertarik mengurus.
“Harapannya bagi para pengusahan seperti industri yang mau ikut dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah ya harus memiliki sertifikat TKDN,” katanya.
Subkor Perekonomian, Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA, Sekretariat Daerah Gunungkidul, Sigit Haryanto mengatakan upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Bumi Handayani salah satunya adalah dengan menggunakan produk dalam negeri atau produk lokal Gunungkidul.
“[Contoh kegiatan] misal P3DN [Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri]. Kami di Setda fungsinya mengkoordinasikan. Nanti untuk pelaksanaan teknis di OPD-OPD yang terkait sesuai Tupoksi masing-masing,” kata Sigit.
Sebelumnya, Kepala BPS Gunungkidul, Joko Prayitno mengatakan laju pertumbuhan ekonomi Gunungkidul 2023 menyentuh angka 5,04%. Meski angka tersebut turun namun jumlah barang dan jasa naik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekda Sleman Abu Bakar memastikan visi-misi pembangunan 2025-2029 diterjemahkan menjadi program dan indikator kinerja setiap OPD.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.