Produktivitas Padi Bantul Tembus 10 Ton per Hektare dengan Tabela
Produktivitas padi di Bantul diklaim meningkat hingga lebih dari 10 ton per hektare dengan sistem tanam benih langsung atau Tabela.
Personel SAR Gabungan saat berupaya melakukan pencarian terhadap warga lansia yang dilaporkan hilang di Sungai Code Kamis (11/4/2024). Dok. Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap Basuki, 55 warga Danurejan, Kota Jogja yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Code di Jembatan Jambu Gemblakan Bawah pada Rabu (10/4/2024) kemarin.
Memasuki hari kedua pencarian pada Kamis (11/4/2024) tim gabungan mencari dengan tiga lokasi yakni di air, darat dan udara serta melakukan pemasangan jaringan di Jembatan Wirosaban.
Untuk tim search resque unit (SRU) 1 yang terdiri dari tim rafting melakukan penyisiran dari lokasi kejadian ke Wirosaban sejauh 3,3 km. SRU 2 melakukan body rafting dari Jembatan Merah ke Surokarsan sejauh 1 km. SRU 3 melakukan body rafting dari Jembatan Surokarsan ke Jembatan Tungkak sejauh 1 km dan SRU 4 melakukan body rafting dari Jembatan Tungkak ke Jembatan Wirosaban sejauh 1 km.
Sementara tim darat melakukan pemantauan di pinggir sungai dan pembentukan Posko SAR Gabungan dan tim drone atau udara melakukan pencarian dari Jembatan Merah ke arah selatan ke Surokarsan dengan jarak 1 km
Baca Juga
Viral Sampah di Kali Code, DLH Bantul: Pelayanan Memang Tidak Optimal
Bocah Hanyut di Selokan Mataram Ditemukan Meninggal Dunia di Dam Gajah Ulo
Anak 13 Tahun Tenggelam saat Mandi di Kali Koteng Sedayu, Sore Ini Masih Dicari
Komandan Tim Basarnas Jogja Nugroho Adi mengatakan, upaya pencarian hari kedua ini sudah dimulai sejak pukul 06.00 WIB sejauh 3,6 km dari lokasi kejadian. Total ada kurang lebih 60 personel yang dilibatkan untuk mencari korban. "Sampai siang ini hasil dari tiga tim yang kami lepas belum ada hasil," jelasnya.
Adi menyebut kedalaman sungai dalam upaya pencarian itu bervariasi. Di titik korban jatuh air sungai diketahui setinggi 3 meter dan ada juga yang lebih dari lokasi korban ke 3,6 km jarak pencarian itu. Hanya saja, pihaknya berupaya mengurangi debit air dengan membuka pintu-pintu dam.
"Kendalanya di cuaca ya, kadang hujan dan kami harus istrirahatkan personel dan tidak kami rekomendasikan pencarian saat kondisi hujan," katanya.
Sebelumnya diberitakan seorang warga lansia atas nama Basuki, 55, warga Danurejan mengalami kecelakaan air pada Rabu (10/4/2024) sore sekitar pukul 18.00 WIB. Dari keterangan saksi, korban awalnya mondar mandir di lokasi kejadian lantas bergelantung di besi pembatas jembatan dan langsung menerjunkan diri.
Seorang warga yang tengah mencari ikan di lokasi kejadian sempat berupaya menolong korban dengan memegang bajunya. Namun lantaran arus sungai yang terlalu deras korban terlepas dan hilang sampai saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produktivitas padi di Bantul diklaim meningkat hingga lebih dari 10 ton per hektare dengan sistem tanam benih langsung atau Tabela.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 17 Oktober 2026 didominasi cerah. Simak prediksi suhu, kelembapan, dan kondisi cuaca di lima kabupaten/kota
Muhammad Suryo meresmikan Masjid Hj Anis Syarifah di Palihan, Kulon Progo, sebagai wakaf untuk almarhumah istrinya, Anis Syarifah.
Cek jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Sabtu 17 Oktober 2026. Ada rute Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Jumat 17 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 17 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.