Advertisement
JJLS Disebut Rawan, Bupati Gunungkidul Minta Kelompok Jaga Warga Mengambil Peran
Aktivitas kendaraan bermotor JJLS di ruas Girisekar-Planjan di Dusun Sawah, Girisekar, Panggang - Harian Jogja/David kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta menilai Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) memiliki dampak positif dan negatif. Oleh karenanya, ia meminta kepada Kelompok Jaga Warga untuk ikut berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Sebagai di daerah JJLS sangat Retna terjadi gesekan antar warga, kelompok dan lainnya. Selain itu, juga ada potensi kriminalitas maupun kenakalan remaja yang harus dicegah,” kata Sunaryanta saat mengukuhkan Kelompok Jaga Warga di Lapangan Jetis, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, Rabu (24/4/2023).
Advertisement
Menurut dia, kelompok jaga warga bisa mengambil peran untuk mengurangi risiko dampak negatif dari JJLS. Diharapkan keberadaannya dapat membantu pemerintah dan aparat keamanan untuk menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif dan potensi gesekan yang ada ditekan sekecil mungkin.
BACA JUGA: Ketua Pemuda Muhammadiyah DIY Ramaikan Bursa Calon Wakil Bupati Gunungkidul
“Keamanan di wilayah Gunungkidul utamanya keamanan masing-masing kalurahan merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga jaga warga terlantik diharapkan dapat menumbuhkan kembali nilai luhur yang ada di Masyarakat seperti semangat gotong royong,” katanya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, hari ini ada 12 kelompok jaga warga yang terdiri dari 300 orang dikukuhkan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Total kelompok ini berasal dari Kalurahan Jetis dan Kepek, Saptosari. “Di masing-masing padukuhan, setiap kelompoknya ada 25 orang,” kata Edy.
Menurut dia, Kelompok jaga warga memiliki tugas yang cukup luas. Salah satunya membantu pemerintah untuk menyelesaikan konflik di Masyarakat. Selain itu, juga dapat membatu dalam urusan pemerintahan dalam bidang pembangunan dan kemasyarakatan.
“Pembentukannya sesuai dengan amanat Peraturan Gubernur No.28/2021 dan Satpol PP Gunungkidul diberikan tugas membentuk kelompok jaga warga di setiap padukuhan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement






