Nadhif Basalamah Ungkap Pelecehan Daring di Media Sosial
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.
Pelaku pencurian sepeda saat dihadirkan di Mapolres Bantul, Kamis (2/5/2024)/ Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Aparat dari Polsek Kretek meringkus GT, 63, warga Semanu, Gunungkidul dan ALM, 39, warga Srandakan,Bantul.
Keduanya ditangkap karena diduga melakukan pencurian empat unit sepeda dan sejumlah uang tunai, TV, voucher hingga aksesoris di salah satu konter ponsel di Tegaltapen, Tirtosari, Kretek, Bantul, pada Sabtu (16/3/2024) lalu.
Kapolsek Kretek, AKP Haryanto mengungkapkan, awalnya pihaknya mendapatkan laporan dari RA, 24, salah satu karyawan konter ponsel di Tegaltapen, Kretek, pada Sabtu (16/3/2024) siang. Di mana, RA melaporkan jika telah terjadi aksi pencurian di konter tempat dirinya bekerja.
"Saat itu, pelapor mendapati konternya berantakan. Tidak hanya uang tunai, tapi TV, empat unit sepeda yang ada di tempat tersebut sudah hilang. Total kerugiannya sendiri mencapai Rp17 juta," katanya, di Mapolres Bantul, Kamis (2/5/2024).
Petugas yang mendapatkan laporan, kata Haryanto kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, petugas juga melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.
Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menangkap GT, 63, warga Semanu, Gunungkidul yang indekos di Parangkusumo, Kretek, Bantul, pada Senin (22/4/2024) malam di terminal Giwangan. Dalam perkembangannya, GT mengaku jika tindakannya tidak dilakukan sendiri. GT mengaku dibantu oleh H, 39, dalam melancarkan aksinya. "Untuk H, kami tangkap pada Minggu (28/4/2024) dini hari," lanjut Haryanto.
BACA JUGA: Maling Sepeda Ontel di Imogiri Bantul Ditangkap Warga
Dalam pengakuannya, kata Haryanto, keduanya mengungkapkan memanfaatkan kelengahan penjagaan konter ponsel tersebut. Untuk sepeda yang dicuri, keduanya menaiki sepeda tersebut dengan jalan mengayuhnya ke tempat penyimpanan di sekitar Pantai Parangkusumo.
"Untuk sepeda ada yang sudah dijual dan laku senilai Rp1,6 juta," jelas Haryanto.
Menurut Haryanto, uang dari penjualan sepeda tersebut kemudian dibagi untuk kedua pelaku untuk kebutuhan sehari-sehari. Adapun pasal yang dikenakan, untuk keduanya, yakni Pasal 362 KUHP tentang pencurian.
"Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara," katanya.
Sedangkan, H di hadapan wartawan mengaku jika ide pencurian berasal dari dirinya. Saat itu, H sedang tidak memiliki uang dan mengajak GT untuk melakukan pencurian.
"Sebelum mencuri, kami sudah melakukan pengamatan pada siang hari. Baru, malam harinya kami melakukan pencurian," ucap H.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pria yang viral karena melawan arus dan mengaku akamsi di kawasan Jetis Jogja akhirnya menyerahkan diri ke polisi usai videonya menuai kecaman.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 15 Juni 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.
Mahkamah Konstitusi menjadwalkan pembacaan putusan 29 perkara uji materi, termasuk UU Kesehatan, UU Pilkada, dan batas usia calon kepala desa.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Senin 29 Juni 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan Tugu Jogja–YIA dan YIA–Tugu terbaru.
Prakiraan cuaca DIY hari ini, Senin 29 Juni 2026, didominasi cuaca cerah di seluruh wilayah dengan suhu mencapai 31 derajat Celsius.