Kalitalang dan Plunyon Diserbu Wisatawan saat Tren Trail Run
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul mengumumkan pada dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 tidak ada satupun calon independen yang mengikuti kontestasi.
Ketua KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengatakan tidak ada satupun pasangan calon yang menyerahkan dokumen dukungan sebagai bakal pasangan calon perseorangan pada Pilkada Gunungkidul 2024.
“Batas akhir penyerahan dokumen dukungan sudah Minggu tanggal 12 Mei 2024 pukul 23.59 WIB,” kata Asih dihubungi, Rabu (15/5/2024).
BACA JUGA: KPU Kota Jogja Tutup Pendaftaran Dukungan Minimal Paslon Perseorangan, Nihil Pendaftar
Pada April 2024, kata Asih KPU Gunungkidul mengeluarkan putusan tentang syarat jumlah dan persebaran dukungan pasangan calon perseorangan peserta Pilkada 2024 sebanyak 45.987 orang dan tersebar di paling sedikit di sepuluh kapanewon. Hal itu mengacu pada SK KPU Gunungkidul No. 490 tahun 2024.
Adapun proses persiapan Pilkada 2024 hingga saat ini masih sampai pada pembentukan badan adhoc. Seleksi tertulis computer assested test (CAT) baru akan digelar pada Sabtu (18/5/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.