Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Warga Pengok demo dan memasang spanduk aksi di kantor DLH Kota Jogja, Jumat (17/5/2024),/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA–Puluhan warga Pengok, Demangan mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Jumat (17/5/2024). Mereka menuntut penyelesaian masalah sampah yang membeludak di depo Pengok, beberapa bulan belakangan.
Salah satu warga, Senen Prabowo, menjelaskan warga yang resah terganggu dengan sampah yang membeludak di Depo Pengok. “Dalam hal pedagangnya, amdal, apa yang harus kita lakukan, hanya bisa seperti ini [demo],” ujarnya.
Dia menceritakan saat Ramadan lalu, warga sempat bertemu dengan Kepala DLH Kota Jogja dan menyepakati untuk membersihkan depo tersebut menjelang lebaran. Pembersihan dilakukan dengan menggunakan 22 truk. “Kemudian terjadi seperti ini lagi [membeludak], kemarin meluap ke jalan. Sangat meresahkan bagi warga di lingkungan Pengok dan sekitarnya,” katanya.
Di depo tersebut, menurutnya juga banyak ditemukan penggerobak sampah dari luar wilayah yang membuang sampah di situ. “Penggerobak ikut meresahkan di lingkungan kita. Di jam tidak pada saat buang sampah, membuang sampah bahkan naik pagar. Seandainya sampah di lingkungan kita hanya dari warga masyarakat tidak akan meluap sampai seperti ini,” kata Senen.
Sementara jam buang sampah bagi warga hanya diberi waktu satu jam setiap hari. Maka warga pun harus berjaga di malam hari agar tidak ada penggerobak dari luar yang ikut membuang sampah di situ. “Kami hanya pengin DLH merapikan [sampah] di lingkungan kami, tidak meluap sampai ke jalan, terjadi tumpukan seperti itu, tinggal penyelesaiannya saja,” ucap dia.
BACA JUGA: Pemkot Jogja dan Pemkab Bantul Kerja Sama Pengolahan Sampah di Bawuran
Ketua RT 34 Demangan, Agus Irianto menuturkan rumahnya hanya berjarak 10 meter dari depo. Dia dan warga lainnya merasa sangat terganggu dengan bau yang ditimbulkan. “Anak-anak kos banyak yang pindah,” ujarnya.
Selain itu, di dekat depo juga terdapat warung soto yang kini sudah tutup, walau kontraknya masih lama. “Banyak yang pindah. Warung soto itu malah sekarang itu kontrak baru tiga bulan tutup, enggak berani buka lagi karena lalat banyak sekali,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.