Tarif Trans Jogja 2026 Mulai Rp500, Ini Daftar Rutenya Hari Ini
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Juru masak memanggang satai di gerai BeeJay Food dalam acara Festival Sate dan Nasi Goreng yang berlangsung di Grha Shaba Pramana UGM, Jogja, Selasa (9/10).
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul menargetkan sedikitnya 5.000 pengunjung akan memenuhi gelaran Festival Kuliner Mataraman 2024, pada Sabtu (25/5/2024) yang digelar di Pantai Baru, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul.
Gelaran festival yang digelar pada rangkaian cuti bersama hari raya Waisak tersebut untuk mengenalkan kepada para wisatawan tentang kawasan pantai barat Bantul. Sebab, kawasan pantai barat Bantul dinilai tidak kalah dibandingkan kawasan Pantai Parangtritis dan sekitarnya.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul Markus Purnomo Adi mengungkapkan, ada sebanyak 7 kelompok wanita tani yang dilibatkan dalam Festival Kuliner Mataraman 2024. Adapun jumlah tenan yang akan ada sedikitnya sebanyak 15 tenan.
"Mereka akan menjajakan kuliner yang selama ini telah tercatat dalam yang merupakan warisan budaya tak benda di Bantul. Seperti Mie Lethek, Sate Klatak, Adrem, Geplak, Gudeg Manggar dan berbagai kuliner yang merupakan warisan budaya tak benda," kata Ipung-panggilan akrab Markus Purnomo Adi, Minggu (19/5/2024).
Menurut Ipung, selain menyuguhkan berbagai kuliner, festival tersebut juga akan menjadi sarana pemecahan rekor MURI. Dimana, akan ada 5.000 orang memecahkan rekor dengan makan Mie Lethek.
Diungkapkan Ipung, acara yang dihelat kali ketiga ini, sengaja digelar di Pantai Baru. Sebab, Dispar ingin mengenalkan terkait pesona pantai di wilayah barat Bantul yang tidak kalah dengan Pantai Parangtritis dan sekitarnya. Sebelumnya, Festival Kuliner Mataraman dihelat di Pantai Depok, dan sempat juga digelar di anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta.
"Kami ingin mengenalkan ke pengunjung tentang pantai di wilayah barat. Salah satunya adalah memperbanyak even di pantai-pantai wilayah barat," jelas Ipung.
Terkait dengan persiapan, Ipung menyatakan sejauh ini tidak ada kendala, baik dari segi teknis maupun perizinan. "Semua sudah kami persiapkan. Koordinasi dengan pengelola, SAR, kelompok wanita tani hingga Polsek sudah kami lakukan," ucap Ipung.
Plt Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengakui jika selama ini tingkat kunjungan wisatawan ke pantai di kawasan barat Bantul masih minim. Sebab, pantai yang ada di wilayah barat masih kalah pamor dibandingkan Pantai Parangtritis. Meski demikian, dengan adanya sejumlah even dan juga pembangunan Jembatan Pandansimo, Dispar optimistis pada 2026 secara perlahan kawasan panti di barat Bantul akan banyak dikunjungi.
"Kami optimistis nanti 2026 sudah mulai ada pergeseran," ucap Kwintarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Remaja Korsel kini memilih SMK semikonduktor daripada kuliah. Lulusan langsung bekerja di Samsung dengan gaji Rp1,99 M/tahun, bonus hingga Rp7,1 M. AS juga keku
Ganda putra Indonesia punya 10 gelar juara dunia, terbanyak sepanjang sejarah. Fajar/Shohibul Fikri jadi tumpuan di BWF World Championships 2026 India. Bisa tam
Porsche Taycan dikabarkan bakal dihentikan produksinya pada 2030. Laporan media Jerman menyebut manajemen dan dewan pekerja telah sepakat. CEO Michael Leiters b
Slipknot resmi mengumumkan perpisahan dengan Sid Wilson setelah hampir tiga dekade bersama. Alasan keluarnya sang DJ masih menjadi misteri.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara