Timnas Indonesia Diperkuat Kevin Diks dan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup
Kevin Diks dan Jay Idzes dipastikan masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. John Herdman menargetkan Garuda meraih trofi setelah gagal di Piala
Pemakaman - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas SAR gabungan dan kepolisian akhirnya menemukan Hasto Bimo Dwi Cahyo, 18, korban tenggelam di Sungai Progo, Selasa (21/5/2024) petang.
Warga Bantul Karang RT 05 Ringinharjo, Bantul tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (23/5/2024) sekitar pukul 00.50 WIB, di aliran Sungai Progo, tepatnya Dusun Yuwono, Triharjo, Pandak, Bantul. Atau, 500 meter dari lokasi awal korban tenggelam.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengungkapkan, awalnya Tim SAR Gabungan melaksanakan pemantuan disekitar aliran Sungai Progo, pada Kamis (23/5/2024) sekitar pukul 00.50 WiB.
"Saat itu, Tim SAR gabungan melihat korban mengapung berjarak sekitar 500 meter dari TKP awal korban tenggelam kemudian korban dievakuasi," katanya, Kamis (23/5/2024).
Setelah dievakuasi, jenazah korban dilakukan identifikasi oleh inafis Polres Bantul dan selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR ditutup dan seluruh personel SAR Gabungan kembali ke kesatuannya masing-masing. "Operasi SAR resmi kami tutup pukul 03.00 WIB," kata Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Iriyanto.
Kronologi
Diberitakan sebelumnya, Hasto Bimo Dwi Cahyo, 18, warga Bantul Karang Rt 05, Ringinharjo, Bantul, dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Progo, Dusun Siyangan RT 01 Triharjo, Pandak, Bantul, pada Selasa (21/5/2024) pukul 18.30 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengungkapkan, awalnya Tegar Kurniawan, 22, warga Bantul Karang Rt 05, Ringinharjo, Bantul, bersama dengan empat temannya satu domisili tengah memancing di tempat tersebut. Pada saat sedang memancing tali pancing tersangkut di sungai bagian barat.
“Selanjutnya Tegar bersama dengan Ridwan Ariyanto bermaksud melepaskan tali pancing yang tersangkut tersebut,” katanya.
Keduanya berjalan menyebrangi sungai melalui tempat yang dangkal kemudian setelah berhasil melepaskan tali pancing yang tersangkut. Keduanya kemudian kembali kesisi timur sungai dengan cara menyebrang.
“Karena sudah gelap keduanya lupa melalui jalur sungai yang dalam. Sehingga keduanya tenggelam,” katanya.
Kemudian pada saat kedua korban tenggelam, teman keduanya yakni Hasto Bimo Dwi Cahyo yang berada di sisi timur sungai berusaha menolong keduanya. Tegar Kurniawan saat itu memberikan pegangan potongan kayu, tetapi pada saat kayu tersebut di tarik Hasto Bimo Dwi Cahyo justru ikut tertarik dan tercebur.
“Hasto kemudian tenggelam dan sampai saat ini belum ditemukan. Sedangkan Ridwan dan Tegar berhasil diselamatkan warga,” ungkap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kevin Diks dan Jay Idzes dipastikan masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. John Herdman menargetkan Garuda meraih trofi setelah gagal di Piala
Polda Metro Jaya memeriksa Bigmo terkait dugaan promosi likuid vape bersama anak. Simak kasus dan aturan iklan rokok elektronik.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
DPRD Bantul meminta Pilur Serentak 2026 berlangsung sehat tanpa politik uang, kampanye hitam, dan isu SARA. Sejumlah kalurahan masih berproses.
Polisi mendalami izin ekskul menembak dan penyimpanan 995 airsoft gun yang ditemukan di sekolah swasta Pondok Pinang, Jaksel.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"