Sambut Iduladha Berwawasan Lingkungan, DLH GK Dorong Penggunaan Kantong Bahan Biodegradable

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Kamis, 06 Juni 2024 21:57 WIB
Sambut Iduladha Berwawasan Lingkungan, DLH GK Dorong Penggunaan Kantong Bahan Biodegradable

Ilustrasi pembagian daging hewan kurban. /Harian Jogja-Desi Suryanto

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul mendorong panitia kurban Hari Raya Iduladha untuk menggunakan kantong biodegradable untuk membungkus daging. Hal ini menjadi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kepal DLH Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan pantia kurban dapat menggunakan besek yang notabene berbahan dasar bambu. Hary menambahkan imbauan pelaksanaan Hari Raya Iduladha ramah lingkungan telah disampaikan ke para panewu dan lurah melalui Surat Edaran (SE) No. 2/2024 Tahun 2024.

Ada tujuh ajakan dalam SE tersebut yaitu mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan alas salat yang dapat dipakai ulang, hindari penggunaan alas salat sekali pakai untuk menghindari timbulan sampah; mengajak panitia kurban baik di masjid maupun sekolah yang melakukan kegiatan kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik dan/atau menghimbau masyarakat untuk membawa wadah sendiri yang dapat dipakai ulang untuk pengemasan daging kurban; dan mengganti kantong plastik sebagai wadah daging kurban dengan menggunakan daun (daun pisang/daun jati), wadah anyaman bambu (besek) atau wadah lain yang tersedia di daerah masing-masing yang dapat digunakan ulang atau dapat dikomposkan dan tidak menimbulkan sampah plastik.

Baca Juga

Iduladha, Ketersediaan Sapi di Gunungkidul Capai 17.000 Ekor

Tak Mau Kecolongan Penyakit Zoonosis Saat Iduladha, Ini yang Dilakukan Pemkab Gunungkidul

Jelang Iduladha, Puskeswan Playen Perketat Lalu Lintas Ternak di Pasar Siyono

Selain itu, Pemkab meminta agar pantia kurban/ Iduladha menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah seperti tempat sampah terpilah dan alat pengumpul sampah terpilah di lokasi pelaksanaan Salat Iduladha dan pembagian daging kurban.

Lalu, melaksanakan pengumpulan dan pengangkutan sampah di lokasi pelaksanaan Salat Iduladha dan pembagian daging kurban; dan menyediakan satuan tugas khusus di lapangan yang menangani sampah sekaligus sebagai tenaga kampanye dan edukasi publik dalam pengurangan sampah plastik.

“Dalam SE juga kami sampaikan kepada seluruh panitia kurban dan masyarakat untuk tidak mencuci dan membuang jeroan hewan kurban di sungai/telaga/sumber mata air yang mengakibatkan pencemaran air,” kata Hary ditemui di kantornya, Rabu (5/6/2024).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online