Advertisement

Pilkada Sleman: Koalisi Bergantung pada Bakal Calon yang Diusung

David Kurniawan
Selasa, 11 Juni 2024 - 10:57 WIB
Sunartono
Pilkada Sleman: Koalisi Bergantung pada Bakal Calon yang Diusung Pilkada 2024 - Ilustrasi - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—DPC PDI Perjuangan Sleman membuka peluang berkoalisi dengan partai lain di Pilkada 2024. Meski demikian, untuk kepastian partainya akan sangat bergantung dengan siapa calon yang diusung.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman, Gustan Ganda mengatakan, partainya sudah menyelesaikan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. Adapun tahapan tinggal menunggu rekomendasi terkait dengan bakal calon yang diusung di Pilkada Sleman.

Advertisement

“Rekomendasi belum turun dari DPP dan kami masih menungggunya,” kata Gustan saat dihubungi, Selasa (11/6/2024).

BACA JUGA : Pemilih Potensial di Pilkada Sleman Mencapai 854.654 Orang

Ia tidak menampik PDI Perjuangan menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung calon sendiri. Kendati demikian, hasil rapat kerja nasional (Rakernas) berlangsung beberapa waktu lalu diminta untuk menjalin koalisi dengan partai lain.

Untuk berkoalisi, Gustan mengaku santai, meski sudah ada sejumlah partai yang menyatakan komitmennya membentuk Koalisi Sleman Bersatu. Ia berpendapat, keberadaan koalisi sangat bergantung dengan bakal calon yang diusung.

Dikarenakan belum ada yang mendapatkan rekomendasi, maka jalinan masih sebatas komunikasi. “Pasangan calon yang ditunjuk karena mendapatkan rekomendasi untuk majuk, sangat memiliki peran dalam membentuk mitra koalisi,” ungkapnya.

Gustan menyakini, pada saat calon yang mendapat rekomendasi muncul dan ada kesamaan dengan partai lain, maka secara otomatis koalisi akan terbentuk. “Ketika kita sepalat terkait dengan rekomendasi, siapa bakal calon yang diusung, pastinya akan terjalin kerja sama untuk pilkada,” katanya.

Ketua Tim Pemenangan Koalisi Sleman Bersatu, Sukaptana mengatakan, lima partai yang terdiri dari Gerindra, Golkar, PKS, PPP dan NasDem sepakat berkoalisi untuk mengusung calon bersama di Pilkada Sleman. kesepakatan yang terjalin tak lepas dari kondisi di masing-masing partai yang tak bisa mengusung calon sendirian.

“Makanya dengan gabungan partai ini ada 24 kursi di DPRD Sleman yang jadi modal sehingga bisa mengusung calon bupati dan wakil bupati,” kata Ketua DPC Gerindra Sleman ini.

BACA JUGA : Pemkab Sleman Pastikan Anggaran Pilkada Rp58,5 Miliar Telah Disalurkan Semuanya

Meski persyaratan untuk mengusung sudah terpenuhi, namun Sukaptana memastikan Koalisi Sleman Bersatu masih membuka peluang partai lain bergabung. Hanya saja, ada persyaratan yang harus diikuti terkait dengan pencalonan.

“Ada kesepakatan bersama yang dibentuk, jadi partai lain yang mau masuk maka harus mengikuti aturan yang telah dibentuk,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Gempur Rokok Ilegal

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Penyidik Kasus Harun Masiku yang Terima Perintah di Luar KPK Bakal Dipecat

News
| Sabtu, 22 Juni 2024, 22:17 WIB

Advertisement

alt

Libur Iduladha, Warung Satai Klathak di Jogja Ini Diserbu Wisatawan

Wisata
| Kamis, 20 Juni 2024, 21:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement