UMKM Jogja Bakal Terhubung ke Hotel Lewat Koperasi Merah Putih
DisperinkopUKM Jogja mendorong UMKM bergabung dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih untuk memperluas pemasaran, termasuk ke sektor perhotelan.
Ilustrasi padat karya./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja (DPKUKMTK) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa proses program padat karya telah sampai pada tahap finalisasi rencana sosialisasi. Program tahap pertama padat karya setidaknya akan digelar pada Juli 2024.
Kepala Bidang Tenaga Kerja DPKUKMTK, Yohanes Nanang Putranto mengatakan finalisasi tersebut mengarah pada penyesuaian tanggal sosialisasi antara warga di lokasi sasaran dengan anggota DPRD.
“Finalisasi juga mencakup pemastian personel untuk tim pelaksana di lapangan atau by name-nya,” kata Nanang dihubungi, Selasa (11/6/2024).
BACA JUGA: Program Padat Karya di Kulonprogo Segera Dilaksanakan, Anggaran Rp4,9 Miliar
Nanang mengaku pelaksanaan padat karya tahap satu dapat akan diupayakan pada Juli 2024.
Total ada 194 lokasi. Satu lokasi ada lebih dari satu titik pelaksanaan padat karya. Dana yang digunakan berasal dari APBD Provinsi senilai Rp20,8 miliar. Batas akhir gelaran program itu pada Oktober 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DisperinkopUKM Jogja mendorong UMKM bergabung dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih untuk memperluas pemasaran, termasuk ke sektor perhotelan.
Pengiriman PC global turun 21% pada kuartal III 2026. Lenovo masih memimpin, sedangkan Apple dan Asus mencatat kenaikan pangsa pasar.
Beasiswa WIMAYA 2026 UPN Veteran Yogyakarta menawarkan Rp250.000 per bulan. Cek syarat, dokumen, dan cara daftar sebelum 25 Oktober.
Cek delapan pengaturan ponsel sebelum liburan ke luar negeri, mulai dari roaming data, peta luring, hingga fitur pelacakan perangkat.
DPRD Bantul mendorong patroli intensif dan sinergi lintas OPD untuk mengantisipasi klitih serta memperkuat ketertiban masyarakat.
Pengajian kebangsaan Hari Santri Nasional 2026 mengajak santri dan masyarakat memperkuat persatuan, toleransi, serta kerukunan di Jogja.