Usulan Empat Embung Tahun 2026 di Sleman Masih Terkendala Administrasi
Empat embung di Sleman senilai Rp32 miliar tertunda karena kendala administrasi pertanahan dan masih menunggu izin lahan.
Ilustrasi padat karya./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja (DPKUKMTK) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa proses program padat karya telah sampai pada tahap finalisasi rencana sosialisasi. Program tahap pertama padat karya setidaknya akan digelar pada Juli 2024.
Kepala Bidang Tenaga Kerja DPKUKMTK, Yohanes Nanang Putranto mengatakan finalisasi tersebut mengarah pada penyesuaian tanggal sosialisasi antara warga di lokasi sasaran dengan anggota DPRD.
“Finalisasi juga mencakup pemastian personel untuk tim pelaksana di lapangan atau by name-nya,” kata Nanang dihubungi, Selasa (11/6/2024).
BACA JUGA: Program Padat Karya di Kulonprogo Segera Dilaksanakan, Anggaran Rp4,9 Miliar
Nanang mengaku pelaksanaan padat karya tahap satu dapat akan diupayakan pada Juli 2024.
Total ada 194 lokasi. Satu lokasi ada lebih dari satu titik pelaksanaan padat karya. Dana yang digunakan berasal dari APBD Provinsi senilai Rp20,8 miliar. Batas akhir gelaran program itu pada Oktober 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat embung di Sleman senilai Rp32 miliar tertunda karena kendala administrasi pertanahan dan masih menunggu izin lahan.
Rekomendasi laptop Rp3–5 juta 2026 dengan SSD dan RAM 8GB yang masih layak untuk kerja dan kuliah.
Skema pajak JHT BPJS Ketenagakerjaan berbeda tergantung saldo, pencairan, dan NPWP peserta.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Carlo Ancelotti memimpin daftar pelatih termahal Piala Dunia 2026 dengan gaji Rp194 miliar, Scaloni justru di luar lima besar
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.