Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Penyembelihan hewan kurban di RPH Giwangan - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja Syamsul Azhari mengatakan masih membuka pendaftaran penyembelihan hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) Giwangan. Syamsul mempersilakan panitia kurban untuk menyembelihkan hewan kurbannya di RPH Giwangan. Setiap harinya, RPH Giwangan melayani hingga 80 ekor sapi dan 80 ekor kambing.
"Sampai sekarang pun kami masih bisa menerima kalau ada masjid yang ingin menyembelih di RPH lewat Baznas. Kami masih ada kuota, masih ada," kata Syamsul, Selasa (18/6/2024).
Dia mengatakan, kuota yang tersisa masih bisa dimanfaatkan pada hari ketiga dan keempat Iduladha. Catatan terakhir, pada hari ketiga RPH Giwangan baru melayani 22 ekor sapi dan 56 kambing. Sementara, hari terakhir atau hari keempat baru melayani sebanyak satu ekor sapi.
Syamsul mengatakan secara keseluruhan jumlah hewan kurban yang disembelih di RPH Giwangan menurun jika dibanding tahun lalu. Tahun ini, setidaknya ada 150 ekor hewan kurban yang disembelih. Sedangkan tahun 2023 mencapai 160-an ekor.
"Tahun lalu sampai menolak. Tapi seiring dengan adanya pelatihan baik dari Baznas maupun Kesra sehingga mereka mampu menyembelih secara syar'i dan dari sisi kesehatan juga sudah paham," katanya.
BACA JUGA: 200 Ribu Liter Air Disalurkan untuk 3 Kalurahan di Gunungkidul
Untuk menyembelih puluhan ekor sapi dan kambing setiap harinya, RPH Giwangan menerjunkan sebanyak 60 juru sembelih halal (juleha). Nantinya, sapi akan terbagi menjadi enam bagian besar. Selanjutnya, panitia kurban hanya perlu memotong menjadi bagian yang lebih kecil untuk dibagikan kepada masyarakat. Penyembelihan hewan kurban di RPH Giwangan tidak gratis. "Rp650.000 untuk sapi dan Rp150 ribu untuk kambing," kata Syamsul.
RPH Giwangan sudah melayani penyembelihan hewan kurban sejak hari pertama Iduladha. Saat itu, jumlah sapi yang disembelih berkisar 60 ekor. Sementara, kambingnya berjumlah 20 ekor. Pada hari pertama prosesi penyembelihan dilakukan seusai salat Iduladha. Lalu sehari setelahnya jumlah sapi yang disembelih naik drastis menjadi hampir 80 ekor. "Pada hari kedua, penyembelihan dilakukan sejak malam jadi pagi sudah selesai," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.