Karang Taruna Goes to School Ajak Siswa SRMA 19 Siapkan Masa Depan
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Depo Sampah Mandala Krida ditutup, Minggu (21/4/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY memproyeksikan depo Mandala Krida yang berada di seberang Stadion Mandala Krida, Gondokusuman, Kota Jogja untuk menjadi TPS3R yang fokus mengolah sampah warga.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya sudah mencoba untuk mengosongkan timbunan sampah yang ada di depo Mandala Krida. Itu dilakukan juga sekaligus untuk mengukur kapasitas depo tersebut, sehingga ke depan bisa dijadikan tengah olah sampah. "Ini baru dibicarakan kalau ke depan dibangun pengolahan sampah yang tidak politan terhadap lingkungan memungkinkan tidak," kata Beny, Rabu (3/7/2024).
Ke depan fokus penyelesaian masalah sampah, kata Beny, harus sampai pada upaya pengolahan untuk jangka pendek. Kebiasaan membuang sampah dari rumah tangga ke depo atau TPS tidak lagi memungkinkan dilakukan lantaran keterbatasan tempat dan lokasi pembuangan. "Namun tentunya alat pengolahan itu nantinya yang tidak menimbulkan masalah baru," jelasnya.
Nantinya jika depo Mandala Krida dijadikan salah satu TPS3R masyarakat sekitar tentunya bakal direkrut untuk dijadikan pekerja. Ini sekaligus untuk mengakomodir tenaga kerja lokal atau petugas yang biasa membersihkan sampah di tempat itu. "Makanya ke depan pengolahan sampah itu harus berbasis kalurahan, aturannya kan demikian," katanya.
Di sisi lain, Beny menyatakan jumlah 5.000 ton lebih timbunan sampah yang ada di Kota Jogja belum semuanya terangkut ke TPA Piyungan. Jumlah sampah yang sudah diangkut paling belum sampai setengahnya sebagai bentuk penanganan darurat. “Kemarin yang coba kami kosongkan kan baru depo Mandala Krida, tetapi yang depo lain kan belum,” ujarnya.
Dia menambahkan, jika depo sampah di Kota Jogja benar-benar dikosongkan pihaknya dapat memperhitungkan jangka waktu kapan depo-depo akan kembali penuh. Ditambah lagi pemerintah bisa merancang penanganan sampah di Kota Jogja menjadi beberapa fase. “Kami bisa berhitung kalau depo bisa terkunci betul seperti kemarin itu berapa hari, kalau ketemu berapa hari kami bisa menata akselerasi untuk mengolah sampah,” pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.