Advertisement
Bank Pakan Ternak Akan Dibangun di Gunungkidul, Senilai Rp300 Juta
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul mendapat bantuan pembangunan bank pakan ternak ruminansia senilai Rp300 juta dari Kementerian Pertanian. Anggaran ini turun dalam bentuk dana alokasi khusus (DAK). Pembangunan yang sedang dilakukan di Padukuhan Tahunan, Kalurahan Bulurejo, Semin ini menjadi yang ke sembilan kalinya.
Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan penggagas bank pakan ternak adalah Kementerian Pertanian pada 2020 yang pertama kali digulirkan di luar pulau Jawa.
Advertisement
BACA JUGA : Kekeringan, Peternak di Gunungkidul Jual Ternak untuk Beli Pakan
Provinsi DIY mendapat bantuan untuk sepuluh bank pakan ternak. Sembilan di antaranya dibangun di Kabupaten Gunungkidul. Pembangunan dilakukan secara bertahap termasuk penyediaan sarana-prasarana.
“Bank pakan ternak di Kalurahan Bulurejo belum jadi. Bank pakan ini bentuknya gudang dengan sarana pendukung seperti 120 tong, alat pencacah, dan mesin pres. Intinya untuk memaksimalkan limbah pertanian saat panen raya,” kata Wibawanti dihubungi, Minggu, (14/7/2024).
Melalui sarana-prasarana itu, peternak atau petani dapat memilih apakah akan mengolah limbah pertanian menggunakan sistem fermentasi lewat tong atau pres. Pengepresan limbah pertanian seperti damen menjadi lebih kecil dapat memudahkan proses penyimpanan.
Wibawanti mengaku bank pakan ternak akan sangat bermanfaat apabila sektor pertanian masuk musim paceklik. Masyarakat memiliki stok pakan. “Konsep bank pakan mensyaratkan peternak atau petani rajin mencari sumber bahan untuk disimpan,” katanya.
Pakan yang telah diolah dapat dijual dan disimpan. Hanya, kelompok ternak perlu menjual pakan ini apabila mereka kekurangan anggaran operasional bank pakan. Kelompok juga dapat menghimpun kas. Kas ini dapat digunakan untuk merawat bank pakan.
DPKH Gunungkidul telah memberikan pelatihan pengolahan limbah pertanian menjadi silase atau fermentasi. Dia mendorong agar petani dapat mengoptimalkan pemanfaatan bank pakan ternak.
BACA JUGA : Harga Hewan Ternak di Gunungkidul Anjlok sampai Rp2 Juta, Ini Penyebabnya
Sub Koordinator Kelompok Substansi Alat, Mesin, Vaksin, Obat, dan Pakan DPKH Gunungkidul, Rustini Dwi Widyastuti mengatakan satu bank pakan ternak memiliki luas 10 meter X 8 meter.
“Volume bank pakan ternak berdasarkan jumlah tong yang dibantukan sejumlah 100 buah, maka volumenya sekitar 7,5 ton sampai 10 ton,” kata Rustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








