47.833 Penumpang Naik-Turun di Stasiun Daop 6 Jogja Saat Libur Maulid
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
Ilustrasi perundungan./Pixabay-Wokandapix
Harianjogja.com, BANTUL–Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY terus berupaya mengantisipasi terjadinya perundungan di satuan pendidikan. Kejati DIY melakukan pendekatan kepada pelajar untuk mengantisipasi kejadian tersebut melalui program Jaksa Masuk Sekolah
Kasi Penkum Kejati DIY, Herwatan menyampaikan dugaan tindak kekerasan atau perundungan terjadi di satuan pendidikan beberapa kali. Dia menuturkan, Kejati DIY terus berupaya mengantisipasi terjadinya perundungan di satuan pendidikan di DIY.
Menurutnya, tindakan menyakiti dalam bentuk fisik, verbal atau emosional/psikologis dengan tujuan membuat korban menderita baik secara fisik maupun psikis dapat terjadi di lingkungan sekolah.
Menurutnya tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan satuan pendidikan maupun antar satuan pendidikan, dapat mengarah kepada suatu tindak kriminal dan menimbulkan trauma bagi peserta didik.
“Peserta didik siswa-siswi berhak mendapatkan perlindungan dari kekerasan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan,” ujarnya Jumat (19/7/2024).
BACA JUGA: Perundungan Jadi Masalah Serius di Sekolah Indonesia
Dia menuturkan pencegahan dan penanganan kekerasan dapat dicegah dengan mempertimbangkan hak pelajar untuk memperoleh lingkungan satuan pendidikan yang ramah, aman, nyaman, dan menyenangkan bagi pelajar maupun pendidik. Oleh karena itu, menurutnya pelajar perlu diberikan pemahaman dan konsekuensi hukum jika perbuatan kekerasan tersebut dilakukan.
Dia menuturkan selama ini Kejati DIY memiliki kepedulian terhadap maraknya aksi perundungan pada pelajar ataupun kenakalan remaja. Kejati DIY selama ini telah melaksanakan penyuluhan hukum kepada pelajar melalui salah satu program yaitu Jaksa Masuk Sekolah. Dia menuturkan program tersebut digagas untuk mencegah dan menekan maraknya aksi perundungan dan kenakalan remaja. Dia menuturkan program tersebut merupakan upaya inovasi dan komitmen Kejaksaan RI dalam meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara, khususnya pelajar.
Dia menuturkan program Jaksa Masuk Sekolah ditujukan untuk pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA untuk memperkaya pengetahuan pelajar terhadap hukum dan perundang-undangan serta menciptakan generasi taat hukum. (Stefani Yulindriani)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 28 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Suzuki menegaskan belum akan mengubah Jimny menjadi mobil listrik. Karakter off-road dan mesin bensin dinilai menjadi identitas utama SUV ikonik tersebut.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Iran di perempat final AVC 2026. Indonesia unggul 3-2 dari 5 pertemuan terakhir. Kemenangan di Juni 2026 jadi modal berharga.