114 Sekolah di Bantul Masuk Program Revitalisasi, Ditarget Selesai Desember
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
Yayasan Vasiatti Socaning Lokika bersama Trah Sultan HB II dan Perpusnas serta Bappenas RI dalam seminar nasional bertajuk Repatriasi Naskah Kuno: Mengembalikan Identitas, Menjaga Warisan beberapa waktu lalu. (Email)
Harianjogja.com, JOGJA - Upaya pengembalian aset dan manuskrip kuno era Sultan Hamengku Buwono II yang dirampas oleh Inggris dalam peristiwa Geger Sepehi silam terus diupayakan. Yayasan Vasiatti Socaning Lokika, yang getol bersuara tentang pentingnya pengembalian aset itu pun meminta pemerintahan baru nanti ikut mengawal proses tersebut.
Ketua Yayasan Vasiatti Socaning Lokika sekaligus Trah Sri Sultan HB II Fajar Bagoes Poertranto mengatakan, pihaknya menginginkan agar dalam proses pengembalian aset dan manuskrip itu terjadi secara mulitilateral baik itu antara pihak Trah Sultan HB II, Keraton Yogyakarta, Pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Inggris.
"Maka dari itu pemerintahan baru mendatang atau Presiden terpilih Prabowo Subianto kami harap dapat membentuk komite repatriasi," katanya, Senin (22/7/2024).
Fajar menyebutkan, banyak upaya yang telah dilakukan pihaknya untuk mengembalikan aset dan manuskrip yang terdiri dari sejumlah koleksi itu. Beberapa lembaga pemerintahan terkait telah diajak berdiskusi dan berkoordinasi agar proses pengembalian membuahkan hasil dan bisa diwariskan ke generasi sekarang maupun yang akan datang.
"Kami juga tengah berkomunikasi intens dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI London, Perpustakaan Nasional untuk meminta secara resmi kepada Kerajaan Inggris dan Pemerintah Inggris dalam rangka pengembalian aset dan manuskrip asli yang dirampas pada peristiwa Geger Sepehi di tahun 1812," jelasnya.
BACA JUGA: Pengembalian Naskah Kuno Era Sultan HB II Didorong Masuk Dalam RPJMN 2025 - 2029
Sementara Perpustakaan Nasional RI menyatakan bahwa, dari 121.545 naskah kuno yang tercatat sedikitnya 82.158 koleksi tersimpan secara pribadi dan di lembaga dokumenter dalam negeri. Sedangkan sisanya masih banyak yang berada di luar negeri.
"Kami mengutamakan kerja sama luar negeri dalam upaya repatriasi naskah kuno,” kata Deputi Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Mariana Ginting beberapa waktu lalu.
Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas Amich Alhumami menegaskan komitmen negara untuk melakukan repatriasi naskah kuno. Repatriasi naskah kuno, kata dia merupakan isu penting dalam pembangunan manusia dan pembangunan kemajuan kebudayaan. Bahkan, program ini mestinya jadi prioritas agenda bidang kebudayaan pada RPJMN 2025-2029.
“Yang memiliki komitmen terhadap naskah kuno tidak hanya filolog. Namun memang perlu pemetaan secara matang dan mendetail terlebih dulu mengingat repatriasi memerlukan usaha sistematis dan keberlanjutan,” jelas Amich.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.