Kalah dari Persebaya, PSIM Jogja Tertahan di Posisi Ke-12 Klasemen
PSIM Jogja tertahan di posisi ke-12 klasemen sementara Super League seusai kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
Wisatawan bersiap menyewa ATV di Pantai Parangtritis./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL— Gumuk Pasir yang ada di kawasan Pantai Parangtritis yang merupakan salah satu Geopark Jogja bakal dinilai oleh tim nasional. Penilaian dilakukan untuk ditingkatkan statusnya menjadi Geopark Nasional.
Untuk itu, Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul mengimbau agar pelaku wisata tidak melakukan aktivitas di Kawasan Gumuk Pasir saat dilakukan penilaian tersebut.
Kepala Dispar Bantul, Saryadi mengatakan terkait dengan keberadaan wisata jip dan ATV, pihaknya akan berdiskusi dengan pelaku wisata terkait dengan pengajuan dari Pemda DIY terkait dengan gumuk pasir barchan sebagai geopark nasional.
Rencananya, Dispar juga akan mempertemukan antara pelaku wisata gumuk pasir barchan dengan pengelola geopark gumuk pasir agar kehidupan pelaku wisata tetap berjalan, tanpa mengganggu restorasi dari gumuk pasir barchan. "Jadi biar ada win-win solution. Restorasi gumuk pasir berjalan, teman-teman pelaku wisata tetap juga bisa mencari penghidupan," ucapnya.
BACA JUGA: Dispar Bantul Larang Aktivitas dan Jip Wisata Selama Penilaian Gumuk Pasir sebagai Geopark Nasional
General Manager Badan Pengelola Geopark Jogja, Dihin Abrijanto, mengatakan saat ini gumuk pasir barchan tinggal 17 hektare.
Penyusutan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor. Selain keberadaan jip wisata dan kendaraan ATV, permukiman, faktor lain adalah adanya los usaha.
Tidak sampai di situ, Dihin menilai penyusutan juga tidak lepas dari kebijakan pengelolaan pada era dahulu yang mengubah kawasan gumuk pasir menjadi kawasan hijau.
Atas kondisi tersebut, Dihin mengaku saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan instasi terkait untuk mempercepat upaya konservasi gumuk pasir. Agar gumuk pasir tetap terawat dan tidak punah karena lahannya yang semakin menyusut.
"Kami juga menggandeng para pakar akademisi, untuk melakukan melakukan kajian atas keberadaan gumuk pasir," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertahan di posisi ke-12 klasemen sementara Super League seusai kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.
FIFA mengizinkan Bergson dan Brad Tapp membela Malaysia. Status Manuel Hidalgo dan Shane Lowry masih menunggu keputusan.
Cristiano Ronaldo meminta suporter yang mengejek mendiang Diogo Jota kepada Ruben Neves dilarang masuk stadion seumur hidup.
Riset 2026 menemukan generasi muda mengalami penuaan biologis lebih cepat. Kenali faktor gaya hidup dan lingkungan yang sedang diteliti.
MU kalah 0-1 dari Man City dan baru mengoleksi 4 poin. Brighton serta Fulham menanti saat Setan Merah berusaha bangkit.