Polisi Bekuk Spesialis Pencuri Pompa Sumur Bor di Gunungkidul
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Sukamto PKB./Istimewa-pkb
Harianjogja.com, SLEMAN—Nama anggota DPR RI, Sukamto mencuat sebagai bakal calon wakil bupati di Pilkada Sleman. Hal ini menyusul beredarnya gambar surat keputusan (SK) tugas yang mendelegasikannya dalam kotenstasi pesta demokrasi tingkat kabupaten.
Surat yang dikeluarkan pada 22 Juli 2024 ditandatangani oleh Ketua Bidang Penguatan Struktur Eksekutif dan Legislatif DPP PKB, Abdul Halim Iskandar dan Sekretaris Jenderal, M Hasanuddin Wahid. Terdapat lima poin penting dalam keputusan surat tugas ini.
Poin utama mendelegasikan Sukamto sebagai bakal calon wakil bupati di Pilkada Sleman, juga memberikan kesempatan untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi di internal PKB dan partai koalisi. Selain itu juga diwajibkan menjalin komunikasi aktif dengan DPC dan DPD PKB DIY, serta melaporkan ke DPP melalui desk pilkada yang telah dibentuk.
Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dan berakhir pada saat DPP PKB telah mengeluakan ketetapan tentang pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Sleman.
BACA JUGA: Pilkada Sleman: Koalisi Bergantung pada Bakal Calon yang Diusung
Ketua DPC PKB Sleman, R Agus Choliq saat dikonfirmasi belum melakukan pengecekan secara langsung ke DPP.
Meski demikian, ia tidak menampik adanya kebenaran penugasan karena surat tersebut bersifat perseorangan. “Ini baru surat tugas dan bukan rekomendasi. Sebab kalau rekomendasi penetapan akan ada pasangan calon bupati maupun wakil bupatinya,” katanya.
Meski demikian, Choliq menegaskan, surat tugas belum menjadi suatu yang final. Pasalnya, keputusan pasti akan dikeluarkan melalui surat rekomendasi. “Kami masih menunggu rekomendasi dari DPP. Nantinya dalam rekomendasi akan mencantumkan calon bupati dan wakil sehingga pada saat sudah turun hal tersebut menjadi suatu yang final karena akan diusung di pilkada Sleman,” katanya.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Sukamto belum juga bisa dikonfirmasi terkait dengan surat tugas tersebut. Meski begitu, di beberapa kesempatan seperti saat mendaftar dalam penjaringan di DPC PDI Perjuangan Sleman, Sukamto menekankan siap maju, baik untuk menjadi calon bupati maupun wakil bupati. “Sleman satu [bupati] atau Sleman dua [wakil bupati] tidak ada masalah,” katanya, Rabu (29/5/2024) lalu.
Menurut dia, alasan maju dalam bursa pencalonan dikarenakan potensi yang ada di Sleman belum digarap secara optimal. Sukamto mengaku sebagai pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah, tapi sudah menetap tinggal di Sleman sejak 1966 lalu. “Masih banyak yang harus dioptimalkan potensinya. Contohnya Kaliurang yang jadi satu-satunya tempat dingin di DIY, tapi sejak pertama kali masuk hanya begini-begini saja. Saya ingin membuat gebrakan sehingga potensi yang dimiliki terkelola dengan maksimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.