Advertisement

Hingga Juli 2024, Polres Bantul Catat 7 Kecelakaan di Jalan Imogiri-Dlingo, 3 Meninggal Dunia

Stefani Yulindriani Ria S. R
Kamis, 25 Juli 2024 - 17:47 WIB
Ujang Hasanudin
Hingga Juli 2024, Polres Bantul Catat 7 Kecelakaan di Jalan Imogiri-Dlingo, 3 Meninggal Dunia Mikrobus yang terguling di sekitar Jembatan Kaliurang, Kalurahan Jatimulyo, kapanewon Dlingo Bantul, Kamis (27/6 - 2024) siang. / Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Polres Bantul  mencatat selama tahun 2024 ada tujuh kasus kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut. Sebanyak 3 korban meninggal dunia, sementara 57 lainnya mengalami luka-luka.

Terakhir kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Kaliurang, Dlingo. Kali ini, sebuah pikap Mitsubishi Nopol AB 8783 AT, yang dikemudikan Jumari (52) warga Caturharjo, Pandak, Bantul mengalami kecelakaan tunggal di jalan rawan kecelakaan tersebut.

Advertisement

Polres Bantul terus melakukan berbagai langkah upaya mencegah terulangnya kejadian frontal di jalan raya setempat.

Di antaranya melakukan pemasangan banner peringatan rawan kecelakaan di sepanjang jalan raya Imogiri Dlingo. Khususnya, di jalanan yang memiliki kontur turunan, tanjakan dan belokan tajam.

"Ada beberapa banner rawan kecelakaan yang kami pasang di sekitar lokasi. Ini peringatan agar pengendara lebih berhati-hati," kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Kamis (25/7/2024).

Selain itu, pihaknya juga melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan instansi terkait untuk menyamakan persepsi dalam mencegah kecelakaan kembali berulang di jalan raya Imogiri-Dlingo.

“Kami juga melakukan FGD dengan instansi terkait untuk mencegah terjadinya laka,” imbuh Jeffry.

Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan imbauan kepada para driver yang melalui jalan raya Imogiri-Dlingo dan Watu Goyang agar menggunakan gigi kecil.

“Kami juga membentuk tim Patroli Holiday Merpati Zebra di kawasan Mangunan dan Watu Goyang serta mengimbau para sopir bus untuk tidak turun melalui jalan raya Imogiri-Dlingo,” terang Jeffry.

BACA JUGA: Lagi, Tidak Kuat Menanjak, Sebuah Truk Mengalami Kecelakaan Tunggal di Dlingo

BACA JUGA: Mikrobus Berpenumpang Belasan Orang Terguling di Dlingo, Begini Kronologinya

Bersama Dishub, kata Jeffry, pihaknya juga melaksanakan ram check terhadap kelompok Jeep wisata. 

“Tidak hanya mencakup pengecekan visual fisik kendaraan, tetapi juga fungsi alat-alat pendukung operasional serta surat-surat administrasi kendaraan,” jelas dia.

Beberapa waktu lalu, Polres Bantul dan Ditlantas Polda DIY juga telah melakukan survei prasarana jalan di ruas jalan tersebut.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dan prasarana jalan, sekaligus sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Kita data titik-titik rawan atau yang membahayakan bagi pengguna jalan dan berpotensi menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas," ujar Jeffry.

Dari hasil survei tersebut, sambung dia, akan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti.

Selain jalan raya Imogiri-Dlingo, jalur cino mati juga menjadi perhatian pihat kepolisian. Yakni dengan mematikan google maps lokasi yang terkenal dengan tanjakannya yang sangat ekstrim tersebut.

“Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi ketidaktahuan masyarakat bahwa jalur tersebut rawan kecelakaan,” tandas Jeffry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement