Gunung Merapi Terus Muntahkan Lava dan Awan Panas
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Suasana musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan tanah jalan Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 3 Yogyakarta-Kulonprogo di Kalurahan Sidoarum, Kamis (1/8/2024). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo terus berproses untuk menuju pencarian uang ganti rugi (UGR) bagi warga terdampak. Meski uang ganti rugi belum dibayarkan namun sales mobil sudah menyerbu warga.
Pemerintah setempat menyarankan agar warga yang mendapatkan ganti rugi agar tidak dibelanjakan secara konsumtif. Para warga terdampak ini diperkirakan akan kaya mendadak. Karena ganti rugi yang didapatkan tergolong tinggi.
Lurah Sidoarum, Godean, Sleman Hety Pujiastutik mengakui ada sejumlah sales mobil yang datang ke kelurahannya untuk meminta izin menawarkan. Namun, dia menolak tawaran aktivitas tersebut di area Kantor Kalurahan. "[Sales] Mobil, tetapi saya tidak mengizinkan. Nanti nyuwun sewu, saya dikira kerja sama, dikira mendapatkan," katanya Kamis (1/8/2024).
Ia tidak melarang sales untuk menawarkan akan tetapi disarankan ke rumah warga terdampak Tol Jogja-Solo ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo secara langsung. "[Disampaikan] Datang saja ke rumahnya, monggo ditawarkan tapi kalau ke [kantor] Kalurahan, saya tidak boleh," ujarnya.
Hety secara tegas mengatakan dari tahap musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan tanah jalan Tol Jogja-Solo ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo hingga pembayaran uang ganti rugi nanti, area kantor Kalurahan bersih dari sales. "Kalau saya seperti itu, saya tidak mengizinkan. Karena saya takut dikira saya ada deal," ucapnya.
Ia mengimbau kepada warga terdampak Tol Jogja-Solo ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo untuk menggunakan uang ganti rugi dengan bijak dan tidak berlaku konsumtif. "Warga Sidoarum seperti tadi saya sempat bincang-bincang, mas segera dicarikan tanah lagi. Apalagi itu tanah dari warisan. Kalau bisa membali ke tanah," katanya.
Hety menganjurkan bagi warganya yang terdampak Tol Jogja-Solo ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo tanahnya harapannya bisa kembali membeli tanah. Kecuali bagi para warga yang memang sudah banyak tanah dan memiliki hunian tetap. "Kalau tanahnya sudah banyak mangga atau diwariskan ke anak-anaknya [uang ganti rugi pembebasan lahan Tol Jogja-Solo ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo] sebagai deposito mangga," ujar dia.
Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, Hary Listantyo Prabowo menjelaskan ada dua padukuhan di Kalurahan Sidoarum yang terdampak pembangunan tol. Kedua padukuhan tersebut mencakup Padukuhan Tangkilan dan Padukuhan Sebaran.
Hary mencatat lebih dari 100 bidang tanah yang terdampak tol dari dua padukuhan tersebut. Bila dijumlahkan, total luasan tanah yang terdampak setara dengan 5,15 hektare. "Ada dua dusun, Tangkilan dan Sebaran itu total 109 bidang tanah," terang Hary di Kalurahan Sidoarum.
BACA JUGA : Sejumlah Fasilitas Umum Terdampak Tol Jogja-Solo, Begini Nasibnya
Terkait dengan harga tanahnya, Hary mengungkap bila nilai yang dipatok pada bidang tanah terdampak tol di Sidoarum terbilang bervariasi. Besaran harga yang ditetapkan tak bisa dilepaskan dari letak dan jenis bidang tanah yang terdampak tol.
Harga per meter persegi terdampak Tol Jogja-Solo ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo untuk pekarangan pinggir jalan kabupaten tentu berbeda dengan harga sawah pinggir jalan kabupaten. Harga pembebasan lahan Tol Jogja-Solo ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo juga berbeda lagi dengan sawah dalam atau sawah dalam dekat jalan kabupaten maupun dengan harga sawah pinggir jalan desa dan sebagainya. "Rp1,1 juta sawah dalam. Sawah pinggir jalan kabupaten Rp3,6 juta. Pekarangan pinggir jalan kabupaten itu Rp4,2 juta," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
BNNP DIY bersama Bandara YIA mengedukasi pelajar Kulonprogo tentang bahaya narkoba. Peredaran pil sapi disebut menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Airlangga Hartarto optimistis sistem BI tetap solid saat transisi gubernur. KSSK memastikan kebijakan pro pertumbuhan dan pro stabilitas berlanjut.
Prabowo menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi keempat dunia dalam 25 tahun dan meminta lulusan IPDN 2026 menyiapkan diri menjadi pemimpin bangsa.
Menkop Ferry Juliantono menyebut minat generasi muda terhadap koperasi meningkat, ditandai lahirnya koperasi kreator konten, animator, dan petani milenial.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.