Advertisement
Jatimulyo Dlingo Kembangkan Potensi Wisata Alam

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, tengah mengembangkan potensi wisata alam di kalurahan setempat untuk menarik kunjungan wsiatawan.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jatimulyo, Nanang Sutrisna menyebut Kalurahan Jatimulyo memiliki sejumlah potensi yang sangat potensial untuk dikembangkan. Destinasi ini menawarkan berbagai potensi wisata yang menarik seperti wisata air perahu karet dan ban, wisata edukasi kelapa kopyor hingga wisata religi dan sejarah napak tilas petilasan Ki Cokro Joyo.
Advertisement
“Jatimulyo memiliki kekayaan kesenian,produk desa, serta wisata alam seperti Randusari dan Kali Oyo. Kami juga memiliki wisata edukasi kelapa kopyor. Harapannya dapat mengedukasi warga Jatimulyo mempunyai produk kelapa kopyor unggulan desa preneur, kemudian wisata religi napak tilas Ki Cokro Joyo peninggalan sejarah ini nantinya akan dikembangkan menjadi paket wisata,” terang Nanang dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul, Selasa (6/8/2024).
Ke depan, kata Nanang, pihaknya akan melakukan sinergitas dengan adanya desa budaya, desa preneur dan desa prima di Kalurahan Jatimulyo yang akan dikembangkan sebagai paket wisata.
“Jatimulyo mempunyai daya tarik itu yang bisa menarik wisatawan, jadi tidak hanya to see saja, tapi to do dan akhirnya to buy,” ungkap Nanang.
Pada saatnya grand opening nanti menurut Nanang, akan dilakukan test tourism dengan mengajak wisatawan untuk berkunjung ke beberapa destinasi wisata dan didalamnya akan dikemas beberapa kegiatan menjadi suatu acara.
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo menyambut baik kehadiran destinasi wisata baru di Jatimulyo ini. Ia optimis dengan kekayaan alam yang dimiliki oleh Jatimulyo ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Potensi alam disini sangat bagus, Pemkab bersama kalurahan dan kapanewon berkeinginan kedepan tempat wisata ini harus populer karena alamnya bagus, ada peninggalan sejarah dan didukung komunitas seni budaya di Jatimulyo,” tutur Joko.
Dalam perencanaan kedepan, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul juga telah menyusun masterplan yang melibatkan sinergi antara wisata Watu Lumpang, Banyuurip dan Kali Oyo. Pemkab Bantul bersama masyarakat berkomitmen untuk memaksimalkan potensi yang ada dan memastikan potensi wisata Jatimulyo ini dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekitar.
“Saya optimis karena ini alamnya bagus dan didukung oleh potensi masyarakat yang luar biasa. Dinas Pariwisata kita sudah mengambil satu langkah, masterplan ini sudah kita diskusikan untuk bersama bersinergi mendukung wisata Watu Lumpang, Banyuurip dan Kali Oyo,” imbuh Joko
Soft Opening Potensi Wisata Jatimulyo ini dilaksanakan selama dua hari sejak 3-4 Agustus 2024. Acara ini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan seperti pertunjukan seni, bazar produk lokal hingga senam sehat. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif yang ada didaerah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Korban Gempa di Myanmar Terperangkap Enam Hari, Diselamatkan Tim SAR Malaysia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polres Bantul Belum Simpulkan Penyebab Kematian Warga Wonogiri yang Ditemukan di Kali Code
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
- Dishub Kota Jogja Pasang APILL Portable, Ini Lokasinya
- Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi
Advertisement
Advertisement