Polresta Sleman Jelaskan Duduk Perkara Viral Shinta Komala
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.
Aktivitas recompact timbunan STA 57+625 di salah satu lokasi penggarapan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Trihanggo-Junction Sleman./Istimewa-PT. Adhi Karya
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengembang proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 menyiapkan rencana relokasi jaringan pipa PDAM yang berada di main road jalur tol.
Humas Proyek Tol Jogja Solo Paket 2.2 PT Adhi Karya (persero), Agung Murhandjanto menuturkan ada saluran PDAM di area penggarapan Tol Jogja-Solo yang belum direlokasi. Jaringan pipa PDAM tersebut berada di Sta 56+400 di sekitar Masjid At-Taubah Jl. Ketingan.
Agung menambahkan jaringan perpipaan PDAM tersebut berada dalam main road Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman. Malahan area tersebut kata Agung bakal terkena aktivitas timbunan tol.
"Ini di Sta 56+400 itu kan ada pipanya PDAM yang masuk di dalam main road kita. Itu mau tidak mau harus kita relokasi, kita pindah. Karena kan itu kan kena timbunan, jadi kena timbunan di tol kita, sehingga kita relokasi," jelas Agung pada Selasa (6/8/2024).
Saat ini ducting yang tersedia di boks yang ada sudah penuh terpakai untuk utilitas PLN, Telkom dan jaringan provider lainnya, sehingga tidak mampu mengakomodir jaringan milik PDAM Kota Jogja. Karenanya mau tak mau, dibutuhkan tempat baru untuk merelokasi jaringan pipa PDAM tersebut.
"Relokasinya itu yang untuk utilitas-utilitasnya itu kan ada PLN, ada Telkom, kemudian juga ada PDAM Kota (Jogja) dan Kabupaten (Sleman), itu sudah penuh yang boksnya [PDAM] Kota. Sehingga harus istilahnya kita carikan tempat yang untuk relokasi PDAM Kota itu," tandasnya.
Sebenarnya tak hanya jaringan PDAM saja yang terkena proyek pembangunan tol. Untuk jaringan PLN misalnya, Agung menyebut pemindahannya kini tengah berprogres. Hanya saja untuk jaringan PDAM ini masih ada yang belum direlokasi.
"PLN, Telkom pdam tapi ya itu yang tinggal PDAM Kota ini saja punyanya pipa PDAM Kota yang terakhir," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.