Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sleman dikabarkan keluar dari gerbong koalisi pendukung Bakal Calon Bupati Petahana Kustini Sri Purnomo dalam Pilkada 2024.
Hal ini berdasarkan Surat Keputusan DPP PKB tentang Persetujuan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sleman yang beredar luas di media sosial.
Didalam surat dengan Nomor:35045/DPP/01/VIII/2024 ditandatangani oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal Hasanuddin Wahid tertanggal 16 Agustus 2024. Adapun yang didukung merupakan pasangan calon Harda Kiswaya dan Danang Maharsa.
Surat ini sudah santer beredar sejak Sabtu (17/8/2024) hingga sekarang. Keputusan itu jelas berbeda yang berkembang di tingkat DPC PKB Sleman yang telah bersepakat dengan PAN, PKS untuk mengusung Bakal Calon Bupati Kustini Sri Purnomo.
Meski demikian, Ketua DPC PKB Sleman, R Agus Choliq belum bisa dikonfirmasi terkait dengan kebenaran dukungan tersebut. pasalnya saat dihubungi belum bisa memberikan tanggapan, baik melalui sambungan telepon atau pesan singkat.
Sekretaris DPD PAN Sleman, Inoki Azmi Purnomo saat dikonfirmasi berkaitan dengan kabar keluarnya PKB dari koalisi, sudah melihat peredaran perihal surat keputusan DPP PKB tertanggal 16 Agustus.
Menurut dia, upaya konfirmasi juga sudah dilakukan ke pengurus DPC PKB terkait dengan kebenaran tersebut. “Teman-teman PKB belum menerima surat itu. Jadi, kami tidak mau berandai-andai,” katanya, Senin (19/8/2024).
Menurut dia, proses tahapan tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang disusun. Rencananya pada 27 Agustus dilakukan proses pendaftaran terhadap pasangan calon yang diusung, termasuk mengumumkan Bakal Calon Wakil Bupati yang mendampingi Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. “Kami akan berusaha yang terbaik,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar. Menurut dia, sudah ada koordinasi dengan DPC PKB Sleman untuk memastikan kebenaran surat tersebut. “Ini baru dicek oleh teman-teman dari PKB,” katanya.
Meski demikian, ia mengaku tidak khawatir dengan beredarnya surat tersebut. Indra berdalih, di PKB akan menyelenggarakan muktamar sehingga seluruh kebutuhan surat menyurat kepastian menunggu kepengurusan yang baru.
“Apapun itu tetap menyiapkan skema cadangan dan sekarang masih dalam pembahasan. Jadi, tunggu saja kepastiannya seperti apa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.