Advertisement
Tahun Depan, Disdikpora Bantul Siapkan 10 Paket Rehab Sekolah
Ilustrasi gedung sekolah rusak / JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul menyediakan sebanyak 10 paket rehabilitasi dan pembangunan untuk 5 sekolah tingkat TK dan 5 sekolah tingkat SMP pada 2025. Paket rehabilitasi senilai Rp320 juta tersebut berasal dari APBD Bantul 2025.
"Selain itu, kami juga masih mengusahakan rehabilitasi dan pembangunan beberapa sekolah yang bersumber dari DAK [Dana Alokasi Khusus], tapi sampai saat ini belum muncul juga. Jadi sementara untuk tahun 2025, ada 10 paket rehabilitasi, terdiri dari lima untuk jenjang TK dan 5 jenjang SMP," kata Sekretaris Disdikpora Bantul, Titik Sunarti Widyaningsih, Selasa (10/9/2024).
Advertisement
BACA JUGA: Rehab 163 Rumah Tidak Layak Huni di Gunungkidul Ditarget Selesai Akhir Agustus
Menurut mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Pandak tersebut, 10 rehabilitasi tersebut mendesak, karena 5 sekolah tingkat TK dan 5 sekolah tingkat SMP tersebut saat ini kondisinya mengalami kerusakan pada bagian atap. Jika tidak segera dilakukan rehabilitasi maka dikhawatirkan akan mengganggu proses belajar mengajar siswa.
"Untuk mana saja lokasinya, saya tidak hapal. Yang jelas ada 10 paket untuk 2025," imbuhya.
Dibandingkan 2024, diakui oleh Titik, jumlah paket rehabilitasi dan pembangunan untuk sekolah di Bumi Projotamansari mengalami penurunan. Sebab, pada 2024, ada 15 paket rehabilitasi dan pembangunan untuk jenjang SD dan SMP.
"Saat ini untuk yang 2024 sedang berproses pembangunannya. Rata-rata karena ada kerusakan pada atap," paparnya.
Berbeda dengan 2025, sumber dana untuk rehabilitasi pada 2024 tidak hanya berasal dari APBD Bantul tapi juga dari DAK. "Untuk yang 2025 ini memang sumber dari DAK belum muncul. Sementara ya, pakai APBD dulu," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Jadwal KA Prameks Hari Ini 16 April 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement









