86 Desa di Sleman Dapat Rp100 Juta untuk Perbaikan Jalan
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul akan menggelar Gunungkidul Tourism Fest (GTF) 2024 di Desa Wisata Bendung, Semin pada Sabtu, (21/9/2024).
Kepala Bidang Pemasaran dan Kerja Sama Pariwisata Dispar Gunungkidul, Emy Nur Aini mengatakan GTF 2024 yang juga digelar untuk memeringati hari pariwisata dunia itu menjadi ruang untuk mempromosikan desa wisata.
BACA JUGA: Hujan Mulai Turun, BPBD DIY Belum Cabut Status Siaga Darurat Kekeringan
“Dengan event ini kami berupaya untuk mendukung pengembangan destinasi wisata di sisi utara Gunungkidul,” kata Emy dihubungi, Rabu, (11/9/2024).
GTF 2024 akan digelar dengan tema Wellness Tourism. Tema ini dipilih agar kampanye gaya hidup bugar dan sehat dapat lebih masif.
Beberapa rangkaian GTF 2024 antara lain lomba media sosial desa wisata, arak-arakan gunungan, jathilan, work shop potensi desa wisata, kesenian lokal, dan konser music kroncong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.