Advertisement
KPU Sleman Ganti Anggota PPK Kalasan, Begini Alasannya
Ilustrasi Pilkada / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman melakukan pergantian antar waktu (PAW) untuk anggota Panitia Pemilihan Kapanewon (PPK) Kalasan, Kamis (12/9/2024). Pergantian dilakukan karena ada salah seorang anggota yang mengundurkan diri sebagai petugas pemilihan di Pilkada 2024.
Anggota KPU Sleman Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Huda Al Amna mengatakan, minggu lalu menerima surat pengunduran diri Priska Yunita Adiyanti sebagai anggota PPK Kalasan. Adapun alasan mundur, yang bersangkutan harus bekerja ke luar daerah sehingga tidak bisa menjalankan ketugasannya sebagai panitia pemilihan di kapanewon.
Advertisement
Berdasarkan surat tersebut, sambung dia, KPU langsung melakukan klarifikasi perihal pengunduran diri tersebut atas dasar permintaan sendiri dan tanpa adanya paksaan. “Sudah kami klarifikasi, makanya hari ini dilakukan PAW agar komposisi PPK di Kalasan tetap lengkap lima orang,” kata Huda, Kamis siang.
Dia menjelaskan, didapam proses PAW dipastikan tidak ada seleksi ulang. Pasalnya, di Kapanewon Kalasan ada calon yang masuk daftar tunggu sehingga saat ada petugas mundur atau berhalangan tetap bisa langsung digantikan.
“Penggantinya atas nama Khorina Ayu Puspasari. Ia menduduki rangking enam dalam rekerutmen serentak PPK pilkada beberapa waktu lalu,” katanya.
Huda menambahkan, proses PAW berjalan dengan lancar. Ia juga berpesan kepada anggota PPK Kalasan yang baru segera beradaptasi untuk menjalankan ketugasannya didalam tahapan Pilkada Sleman 2024.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, tahapan pilkada 2024 terus berjalan. Untuk saat ini sudah memasuki pencalonan dan pendaftaran sudah terlaksana pada 27-29 Agustus 2024 lalu.
Menurut dia, tahapan ini masih melalui beberapa proses karena baru ditetapkan calonnya pada 22 September mendatang. “Ada dua bakal calon yang maju di Pilkada Sleman. Untuk calon dari jalur perseorangan tidak ada karena keduanya maju lewat jalur partai,” katanya.
Dia menambahkan, setelah tahapan pencalonan akan dilanjutkan ke tahapan kampanye. Rencananya kampanye berlangsung mulai 25 September hingga 23 November. “Pemilihan akan dilaksanakan di 27 November. Mudah-mudahan semuanya dapat berjalan dengan lancar di semua tingkatan mulai dari TPS, PPS, PPK hingga KPU kabupaten,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prakiraan Cuaca 17 Maret 2026: Hujan Petir dan Hujan di Sejumlah Kota
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Puncak Mudik Tol Jogja-Solo 18 Maret, 17.000 Kendaraan Bakal Melintas
- Polda DIY Siagakan di GT Purwomartani, Antisipasi Antrean Mengular
- Berangkat dari Jogja, 1.800 Pedagang Ikuti Mudik Bareng Warmindo 2026
- Stok Pangan Kota Jogja Melimpah, Aman Hingga Dua Bulan
- Merapi Luncurkan Dua Awan Panas Sejauh 1,6 Km, Status Masih Siaga
Advertisement
Advertisement








