PSS Sleman Takluk 1-2 dari Persik, Super Elja Kalah Penguasaan Bola
PSS Sleman kalah 1-2 dari Persik Kediri pada pekan keenam Super League 2026/2027. Ernesto Gomez mencetak dua gol untuk tuan rumah.
Suasana Simposium Pesantren 2024 di UGM pada Selasa (8/10/2024)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Kementerian Agama (Kemenag) bersama Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) menggelar Simposium Pesantren 2024: Strategi Penguatan Pesantren Sebagai Pilar Masa Depan Indonesia. Simposium ini berusaha memetakan isu strategis pesantren yang menjadi sentrum penghidupan masyarakat.
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf menyinggung aspek keberlangsungan yang sejalan dengan pendirian jami’iyyah Nahdatul Ulama. Pasalnya gagasan terkait dengan keberlanjutan sosial diperkenalkan oleh para ulama sejak zaman dahulu.
"Gagasan tentang kelangsungan telah lama dipertimbangkan oleh para ulama, karena [mereka] memiliki cita-cita jangka panjang dengan model dan kendaraan perjuangan yang sustainable," kata Yahya dalam Simposium Pesantren di UGM, Selasa (8/10/2024).
Keberlanjutan pesantren lanjut Yahya harus diupayakan karena adanya perubahan struktur masyarakat.
Tantangan yang membutuhkan pendekatan relevan ini kemudian mendorong kegiatan-kegiatan pembangunan masyarakat sehingga bisa mencapai kondisi sosial, ekonomi, budaya yang lebih baik.
"Karena kita tidak mungkin hanya berpikir pada satu ruang terbatas saja di dalam masyarakat itu, tanpa mempertimbangkan konteks keseluruhan. Oleh karena itu, muncul inovasi-inovasi community development untuk membangun kapasitas pembangunan ekonomi pesantren yang mandiri," ujar dia.
Di sisi lain, Yahya juga membahas soal pesantren yang disebut menjadi pilar masa depan. Menurut Yahya perlu dipetakan pada pilar bagian mana pesantren itu berada. "Kalau dibilang pesantren jadi pilar masa depan, itu pilar bagian mana. Soalnya rumah kan pilarnya macam-macam," tandasnya.
Penempatan posisi pesantren sebagai pilar ini lanjut Yahya harus didasarkan pada realitas yang faktual. Bukan pada hal-hal mitos atau stereotipe. "Jangan didasarkan pada stereotipe, jangan didasarkan mitos, tetapi harus sungguh-sungguh didasarkan pada realitas faktual yang berkembang," kata dia.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Wening Udasmoro menilai pendidikan pesantren tidak dapat dipisahkan dari sejarah pendidikan Islam. Pesantren lanjut Wening juga menjadi pilar penting dalam pendidikan, sosial dan budaya di Indonesia.
Dalam UU No.18/2019 tentang Pesantren yang menegaskan peran strategis pesantren dalam tiga bidang utama yaitu pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan kondisi tersebut, Simposium Pesantren berupaya memetakan isu strategis yang perlu dikerjakan dalam proses penguatan pesantren menjadi pusat penghidupan masyarakat. Baik dari sisi keilmuan maupun pemberdayaan.
"Sangat diperlukan adanya rancangan kebijakan yang lebih rinci dan implementatif mengenai bagaimana pesantren bisa tumbuh yang kemudian melahirkan insan yang siap berperan di masyarakat secara nasional hingga global.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Persik Kediri pada pekan keenam Super League 2026/2027. Ernesto Gomez mencetak dua gol untuk tuan rumah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.