Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Proses evakuasi korban tenggelam di Embung Kemiri di Kalurahan Purwobinangun, Pakem. Selasa (8/10/2024) malam./Istimewa-BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang pemuda berusia 18 tahun bernama Ahmad Yulianto ditemukan tenggelam di dasar Embung Kemiri di Kalurahan Purwobinangun, Pakem, Selasa (8/10/2024) malam. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat pamit kepada orang tua untuk memancing di lokasi kejadian.
Kapolsek Pakem, AKP Samiyono mengatakan, laporan terkait dengan kecelakaan embung masuk pada Selasa sekitar pukul 18.15 WIB. Adanya laporan ini, pihaknya bersama dengan jajaran Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah VII Kaliurang langsung menuju lokasi kejadian.
Tim selam diterjunkan untuk mencari keberadaan korban. Jasad Amad akhirnya ditemukan sekitar pukul 19.20 WIB. “Kondisinya ditemukan di dasar embung dalam keadaan meninggal dunia,” kata Samiyono saat dihubungi Selasa malam.
Dia menjelaskan, peristiwa laka ini bermula saat korban pamit kepada orang tua untuk memancing di Embung Kemiri. Namun hingga petang, korban tidak pulang ke rumah sehingga keluarga mencari ke lokasi kejadian.
Sesampainya di embung, Amad tidak ditemukan dan hanya menyisakan alat pancing dan sandal di lokasi kejadian. Keluarga pun melaporkan ke Polsek Pakem untuk proses pencarian bersama dengan tim penyelamat. “Korban masih warga di lokasi embung berada. Setelah diangkat dari dasar embung, jasadnya diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan,” katanya.
Berdasarkan pemeriksaan, di tubuh korban tidak ada bekas luka penganiayaan. Atas keterangan keluarga, korban memiliki penyakit epilepsi.
“Diduga penyakitnya kambuh sehingga tercebur ke dalam embung. Saat kejadian tidak ada yang mengetahui sehingga korban akhirnya tenggelam. kami berterima kasih kepada BPBD, Satlinmas Rescue Istimewa dan pihak-pihak lain yang membantu operasi pencairan korban hingga ditemukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Gibran meninjau penanganan karhutla di tiga provinsi Kalimantan dan meminta pemadaman berjalan bersama perlindungan warga serta pencegahan.
Dua pria asal Bandung ditangkap setelah diduga membobol rumah di Bantul. Uang asing hasil curian diakui ludes untuk judi online.
Agenda KHFF 2026 diperkenalkan kepada publik melalui Taklimat Media KHFF 2026 yang digelar pada 10 September 2026 di The Prajan Hotel & Villas, Yogyakarta.
Gus Kikin menyoroti integritas setelah ratusan santri di Sidoarjo diduga keracunan MBG dan mendorong evaluasi tata kelola program.
Jenazah Wili Mbuik, ASN korban penembakan di Muliama, Jayawijaya, dievakuasi ke Jayapura sebelum diterbangkan ke Kupang.