Gunungkidul Belum Tetapkan Siaga Kekeringan, Ini Alasannya
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
Proses evakuasi korban tenggelam di Embung Kemiri di Kalurahan Purwobinangun, Pakem. Selasa (8/10/2024) malam./Istimewa-BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang pemuda berusia 18 tahun bernama Ahmad Yulianto ditemukan tenggelam di dasar Embung Kemiri di Kalurahan Purwobinangun, Pakem, Selasa (8/10/2024) malam. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat pamit kepada orang tua untuk memancing di lokasi kejadian.
Kapolsek Pakem, AKP Samiyono mengatakan, laporan terkait dengan kecelakaan embung masuk pada Selasa sekitar pukul 18.15 WIB. Adanya laporan ini, pihaknya bersama dengan jajaran Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah VII Kaliurang langsung menuju lokasi kejadian.
Tim selam diterjunkan untuk mencari keberadaan korban. Jasad Amad akhirnya ditemukan sekitar pukul 19.20 WIB. “Kondisinya ditemukan di dasar embung dalam keadaan meninggal dunia,” kata Samiyono saat dihubungi Selasa malam.
Dia menjelaskan, peristiwa laka ini bermula saat korban pamit kepada orang tua untuk memancing di Embung Kemiri. Namun hingga petang, korban tidak pulang ke rumah sehingga keluarga mencari ke lokasi kejadian.
Sesampainya di embung, Amad tidak ditemukan dan hanya menyisakan alat pancing dan sandal di lokasi kejadian. Keluarga pun melaporkan ke Polsek Pakem untuk proses pencarian bersama dengan tim penyelamat. “Korban masih warga di lokasi embung berada. Setelah diangkat dari dasar embung, jasadnya diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan,” katanya.
Berdasarkan pemeriksaan, di tubuh korban tidak ada bekas luka penganiayaan. Atas keterangan keluarga, korban memiliki penyakit epilepsi.
“Diduga penyakitnya kambuh sehingga tercebur ke dalam embung. Saat kejadian tidak ada yang mengetahui sehingga korban akhirnya tenggelam. kami berterima kasih kepada BPBD, Satlinmas Rescue Istimewa dan pihak-pihak lain yang membantu operasi pencairan korban hingga ditemukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.