Sembilan SD Negeri di Gunungkidul Tak Dapat Murid Baru pada SPMB 2026
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Ilustrasi anak-anak mengukur tinggi badan. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kapanewon Seyegan, Minggir, Turi dan Pakem menjadi lokus penanganan stunting di Kabupaten Sleman. Pasalnya angka stunting di empat kapanewon tersebut merupakan yang tertinggi di wilayah Bumi Sembada.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan permasalahan stunting masih menjadi prioritas yang harus ditangani pemkab. Hal ini terlihat jumlah temuan kasus terus menurun di setiap tahunnya. “Tahun ini [2024] angka stunting memang 4,41 persen atau turun 0,1 persen dibandingkan dengan kasus di 2023 sebesar 4,51 persen,” kata Cahya, Senin (14/10/2024).
Meski kasus terus menurun, tetapi ia memberikan beberapa catatan karena masih ada sejumlah kapanewon yang kasusnya lebih tinggi dari kasus di kabupaten. Keempat kapanewon yang masuk zona merah di antaranya Minggir, Seyegan, Pakem dan Turi. “Angka stunting di keempat kapanewon lebih tinggi dari kabupaten. Kapanewon Minggir masih 8,5 persen; Pakem 7,5 persen; Seyegan 7,08 persen; dan Turi 6,61 persen,” ujar dia.
Menurut Cahya, keempat kapanewon itu akan menjadi lokus penangan agar angkanya bisa ditekan sehingga jumlahnya terus bisa diturunkan mendekati angka di kabupaten. Pihaknya, sudah melakukan Audit Kasus Stunting (AKS) di empat kapanewon untuk mengetahui penyebab masih tingginya masalah stunting di wilayah tersebut. “Upaya penangnan di kapanewon lain tetap dilakukan, tetapi yang butuh penekanan program lebih terhadap empat kapanewon yang masih masuk zona merah alias kasusnya lebih tinggi dari capaian di tingkat kabupaten,” katanya.
Menurut dia, ada sejumlah program pencegahan yang akan dijalankan. Yakni, meliputi skrining amenia, konsumsi tablet tambah darah untuk remaja putri dan ibu hamil, pemberian tambahan makanan ke ibu hamil.
BACA JUGA: Tekan Angka Stunting, Alfamart Sahabat Posyandu Kembali Digelar di Kota Jogja
Lalu ada, pemantauan pertumbuhan balita, ASI ekslusif , edukasi ke remaja dan pemeriksaan Kesehatan hingga peningkatan cakupan imunisasi. “Kami terus berupaya agar kasus stunting bisa diturunkan secara merata,” katanya.
Penjabat Bupati Sleman, Kusno Wibowo menyambut baik angka stunting di Sleman yang terus menurun setiap tahunnya. Keberhasilan ini merupakan bukti dari komitmen pemkab dalam upaya pencegahan dan penanggulangan yang terus dijalankan setiap tahunnya. “Angkanya terus turun dan jumlahnya sudah dibawah rerata nasional. Tetapi, tidak boleh berpuas diri karena upaya pencegahan harus terus dilakukan,” katanya.
Menurut dia, pencegahan stunting harus dioptimalkan. Pasalnya, tugas ini tidak hanya menjadi ranah dari Dinas Kesehatan atau Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman, tetapi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) juga harus terlibat sesuai dengan ketugasan yang dimiliki. “Sinergi bersama harus terus ditingkatkan agar hasilnya bisa lebih dimaksimalkan. Sebab, penanganan stunting menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 jadi laga krusial Grup B dengan peluang seimbang dan tekanan besar bagi kedua tim.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 19 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 19 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Gatal seluruh tubuh bisa jadi tanda gagal ginjal. Kenali penyebab, gejala, dan cara mengatasinya sejak dini.
Lionel Messi memimpin top skor Piala Dunia 2026 dengan 3 gol. Harry Kane, Mbappe, Haaland mengikuti dengan 2 gol. Simak daftar lengkapnya.