Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sejumlah Panwaslucam mengikuti Penguatan Kapasitas Panwaslu Kecamatan untuk Menjaga Transparansi dan Integritas Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja 2024, di Hotel Harper, Sabtu (2/11/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 651 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pilkada 2024 akan mendapat bimtek setelah dilantik pada Minggu (3/11/2024), yang dilaksanakan di masing-masing kemantren. Sejumlah kerawanan menjelang pemungutan suara perlu menjadi perhatian Pengawas TPS.
Ketua Bawaslu Kota Jogja, Andie Kartala, menjelaskan jumlah PTPS di Kota Jogja totalnya sebanyak 651 orang, sesuai jumlah TPS pada pilkada kali ini. “Pengawas TPS akan mendapat bimtek dan dilantik pada Minggu [3/11/2024] oleh Panwaslucam masing-masing,” ujarnya, Sabtu (2/11/2024).
Pengawas TPS akan bekerja selama satu bulan setelah pelantikan hingga seminggu pasca pemungutan suara. Pekerjaan PTPS lebih fokus pada pengawasan di sekitar TPS terutama menjelang pemungutan suara hingga penghitungan suara.
Ia menjelaskan di TPS banyak terdapat potensi kerawanan, baik menjelang pemungutan suara maupun saat penghitungan suara.
“Mungkin ada intimidasi, money politik, kecurangan oleh penyelenggara atau KPPS [Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara],” ungkapnya.
BACA JUGA: Penderita Strok Diminta Tidak Mengonsumsi Margarin
Pengawas TPS juga melakukan pengawsan pada logistik pada saat sudah didistribusikan ke TPS. Namun PTPS tidak bertugas mengawasi kegiatan kampanye, karena itu menjadi kewenangan Panwaslucam maupun Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD).
“Dugaan pelanggaran di lingkungan TPS misalnya ada indikasi money politik, mereka harus mengawasi, mencegah dan melakukan pelaporan dan koordinasi dengan tingkat di atasnya, panwaslucam atau PKD,” paparnya.
Karena pelantikan dan bimtek Pengawas TPS dilaksanakan oleh masing-masing panwaslucam, maka Bawaslu Kota Jogja memberi pembekalan pada Panwaslucam, dengan kegiatan Penguatan Kapasitas Panwaslu Kecamatan untuk Menjaga Transparansi dan Integritas Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja 2024, di Hotel Harper, Sabtu (2/11/2024).
Dalam kegiatan ini, sejumlah materi yang disampaikan yakni pola hubungan antar kelembagaan di Bawaslu, wewenang dan tugas pengawas pemilu, potensi dugaan pelanggaran di TPS serta kode etik. “Harapannya bisa disampaikan ke Pengawas TPS,” ungkapnya.
Ketua Panwaslucam Jetis, Bertinus Sijabat, menuturkan untuk wilayah Jetis terdapat sebanyak 42 Pengawas TPS, yang diberi pembekalan dan dilantik di 101 Hotel. “Ada tiga kali bimtek, bimtek pertama dan pelantikan serentak pada Minggu [3/11/2024],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Video CCTV kecelakaan maut Bekonang Sukoharjo memperlihatkan bus menabrak dua motor hingga dua korban satu keluarga meninggal dunia.
BPH Migas mengungkap kenaikan harga BBM nonsubsidi ikut mendorong permintaan Pertalite hingga 11 persen secara nasional.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X resmi membuka Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 di Lapangan Beran, Sleman, Minggu (13/9/2026)
JK meminta PMI memperkuat pencegahan bencana. PMI DIY juga didorong meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebencanaan.
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.