Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil Gunungkidul sedang mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar di Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta, Sabtu (2/11/2024). Istimewa/ Dinas Kominfo Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 di Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta, Sabtu (2/11/2024) diikuti 2.000 peserta. Tes SKD CPNS ini akan berlangsung hingga Senin, (5/11/2024) mendatang.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul, Iskandar mengatakan ada total 2.000 orang yang mendaftar CPNS Gunungkidul. Sekitar 1.800 peserta merupakan peserta dari Kabupaten Gunungkidul sedangkan 200 peserta CPNS Gunungkidul lainnya mengikuti tes di lokasi berbeda.
BACA JUGA: 1.936 Pelamar Lolos Seleksi Administrasi PPPK Kabupaten Bantul, Ini Tahapan Berikutnya
Iskandar menjelaskan maksimal hanya ada 200 peserta dalam satu sesi ujian. Dengan begitu, waktu pelaksanaan tes SKD memerlukan waktu hingga tiga hari berturut hingga Senin (4/11/2024) mendatang.
Menurut dia, pembatasan peserta per hari akan membuat tes SKD efisien dan terstruktur. Sistem ujian tersebut juga menjamin semua peserta dapat mengikuti ujian dengan tertib.
Iskandar menegaskan agar peserta datang lebih awal. Pasalnya, ada pembatasan pemberian PIN. Apabila peserta datang terlambat, mereka kehilangan kesempatan untuk mengikuti sesi ujian. Paling tidak, peserta hadir di lokasi ujian 1,5 jam sebelum sesi dimulai.
“Waktu ini digunakan untuk melakukan registrasi, mendapatkan PIN akses, menitipkan barang, serta memasuki ruang steril yang telah disediakan,” kata Iskandar dalam keterangan tertulis.
Adapun sistem ujian SKD CPNS menggunakan computer assisted test (CAT) yang disediakan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Melalui CAT, seluruh proses berlangsung secara transparan dan akuntabel.
Peserta yang telah menyelesaikan tes, mereka dapat langsung melihat hasil ujian. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan anggapan mengenai adanya potensi kecurangan. Tegas Iskandar integritas dan transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan SKD 2024.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak percaya jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Sistem ini sangat akuntabel dan hasilnya terbuka untuk publik,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap proses seleksi CPNS ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan calon pegawai berkualitas untuk pelayanan publik yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.