130 Warga Sleman Keracunan Usai Hajatan, Ini Hasil Uji Laboratoriumnya
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rombongan remaja asal Kabupaten Bantul yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Planjan, Saptosari, Gunungkidul, Sabtu (16/11/2024) diperiksa aparat Polsek Tanjungsari.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna mengatakan ada 12 remaja yang dipanggil bersama orang tua mereka masing-masing untuk dimintai keterangan. Ke-12 remaja ini merupakan pihak yang sempat dibawa di Polsek Saptosari yang terdiri dari dua rombongan.
Menurut keterangan Polsek Saptosari, salah satu rombongan asal Bantul melakukan penganiayaan terhadap rombongan asal Gunungkidul. Satu remaja mengalami luka.
Adapun, ke-12 anak itu datang ke Polsek Tanjungsari sekitar pukul 09.00 WIB. Proses penggalian keterangan masih berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. “Mereka itu rombongan yang diamankan Polsek Saptosari kemarin. Kenapa kami panggil itu, karena kami minta keterangan, barangkali ada ada rombongan yang sempat lewat Tanjungsari dan masuk dalam salah satu rombongan itu,” kata Agus, Senin (18/11/2024).
BACA JUGA: Satu Orang Ditetapkan Tersangka Dugaan Penganiayaan di Jambusari Sleman
Sebelumnya, Polsek Saptosari mengamankan tujuh remaja yang sedang menuju kawasan pantai dari arah barat/ Bantul. Dalam perjalanan itu, mereka berpapasan dengan rombongan lain, lima remaja asal Gunungkidul.
Rombongan tujuh remaja asal Bantul diduga melempari batu rombongan Gunungkidul dan mengenai salah satu orang, sehingga harus dibawa ke rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.
Dinsos Kulonprogo mencoret 40 penerima KKS setelah validasi, termasuk ASN, warga mampu, hingga data tidak valid.
Aktivitas Gunung Sinabung meningkat ditandai tremor dan gempa vulkanik. PVMBG minta warga waspada potensi erupsi.
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.