Advertisement
Stok LPG 3 Kg di Bantul Cukup untuk Masa Libur Akhir Tahun
LPG 3 Kg di pangkalan. - Ilustrasi - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul memastikan tidak akan meminta penambahan elpiji bersubsidi kepada PT Pertamina saat libur Natal dan Tahun Baru 2025. Pasalnya stok yang ada, dinilai oleh DKUKMPP Bantul masih mencukupi hingga akhir tahun.
Plt Kepala DKUKMPP Kabupaten Bantul Fenty Yusdayati mengatakan, jika stok elpiji 3 kilogram yang ada di Kabupaten Bantul saat ini mencukupi untuk kebutuhan masyarakat sampai akhir 2024. Hal ini didasarkan kepada pantauan yang dilakukan oleh DKUKMPP Bantul ke agen dan distributor elpiji 3 kilogram.
Advertisement
"Pada 2024 ini kan kami dapat kuota 36.000 Metrik Ton. Sedangkan di Bantul ini ada 26 agen dan pangkalannya ada 2.000. Sementara realisasi sampai akhir Oktober ini mencapai 32.586 Metrik Ton. Dan, prediksi kami sampai akhir Desember masih mencukupi," katanya, Kamis (5/12/2024).
Oleh karena itu, Fenty mengaku tidak akan meminta tambahan kuota kepada PT Pertamina terkait dengan stok elpiji 3 kilogram. Begitu juga dengan permintaan stok Pertalite, DKUKMPP Bantul juga tidak akan meminta penambahan kuota. Sebab, meski tidak bisa memberikan penjelasan angka terkait realisasi dan stok Pertalite di Bantul, namun Fenty memastikan stok yang ada mencukupi sampai akhir tahun.
BACA JUGA: Libur Akhir Tahun, Pemkot Jogja Siapkan Kantong Parkir
"Karena kondisi BBM kami perkirakan masih mencukupi. Apalagi semua SPBU di Bantul kemarin kan juga sudah ditera dan tidak ditemukan adanya SPBU curang," jelas Fenty.
Sementara terkait untuk pengawasan terhadap kemungkinan penyalahgunaan kuota elpiji, Fenty menyatakan telah ada komitmen agar tidak ada kejadian penyalahgunaan stok dan kuota elpiji. Di mana, DKUKMPP tetap melakukan pengawasan penyaluran elpiji 3 kilogram, utamanya untuk daerah perbatasan dengan Kota Jogja.
"Beberapa agen tetap kami arahkan ke radiusnya. Kami juga amankan stok bagian perbatasan dengan Kota Jogja. Jangan sampai kurang ternyata mencukupi," jelasnya.
Selain itu, DKUKMPP Bantul juga bekerja sama dengan Hiswana Migas DIY untuk memonitor penyaluran elpiji 3 kilogram agar tepat sasaran, baik ke agen maupun pangkalan. "Dan, sejauh ini sudah rutin kami lakukan," ucap Fenty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini, Berangkat dari Stasiun Palur, 8 April
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Rabu 8 April 2026 Naik dari Tugu
- 47 SMP dan 26 MTs di Bantul Siap Jalani TKA, Ini Skemanya
Advertisement
Advertisement








