Advertisement

Pilkada Sleman, Mangkir Tersangka Money Politics Jadi Buron

Catur Dwi Janati
Rabu, 11 Desember 2024 - 19:47 WIB
Maya Herawati
Pilkada Sleman, Mangkir Tersangka Money Politics Jadi Buron DPO Polresta Sleman. / Instagram Polresta Sleman

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Polresta Sleman menetapkan enam orang tersangka dalam kasus dugaan kasus money politics dalam Pilkada Sleman 2024 di Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir. Dari enam orang tersangka, satu orang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) lantaran mangkir dari panggilan polisi.

Tersangka yang menjadi buron bernama Kiskandar, 54, warga  Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir. Dalam DPO juga tertulis jika tersangka memiliki tinggi badan 168 sentimeter, perawakan sedang dan berkulit sawo matang. Tersangka memiliki rambut hitam beruban lurus dan mata agak sipit berkacamata.

Advertisement

Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, menjelaskan sebelum ditetapkan sebagai DPO, jajarannya telah mengeluarkan surat panggilan terhadap keenam tersangka. Surat dilayangkan Sabtu (7/12/2024).

"Dari enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka ada yang bertindak sebagai pemberi maupun penerima," katanya.

Dalam surat panggilan, keenam tersangka diminta hadir untuk menjalani pemeriksaan di Polresta Sleman pada Senin (9/12/2024).

Dari enam tersangka yang dipanggil, hanya lima orang yang datang, sementara tersangka Kiskandar mangkir.

Lantaran mangkir, polisi kemudian berupaya menjemput, namun tersangka sudah tidak ada di rumahnya. Tersangka juga dianggap tidak kooperatif karena mengabaikan surat panggilan yang dilayangkan kepadanya, sehingga langsung ditetapkan sebagai buron dan masuk dalam DPO.

BACA JUGA: DPRD Kota Jogja Dorong Keseriusan Penanganan Sampah 2025

Riski menyatakan, penetapan tersangka dilakukan berdasar laporan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman.

Adrian berharap tersangka bisa kooperatif dan menyerahkan diri ke kepolisian. "Kami mengharapkan untuk pelaku kooperatif dan menyerahkan diri ke kepolisian," katanya.

Sebelumnya, Bawaslu Sleman telah meneruskan dugaan pelanggaran politik uang ke Polresta Sleman setelah melalui proses klarifikasi dan pembahasan di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sleman.

"Kami meneruskan dugaan pelanggaran pidana politik uang di Kapanewon Minggir ke Polresta Sleman," kata Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar, saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Arjuna, Gakkumdu Sleman telah menggelar dua kali rapat pleno terkait dengan dugaan politik uang di Sendangmulyo, dan telah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak.

"Dalam rapat Gakkumdu kedua, setelah dilakukan proses klarifikasi, memutuskan untuk meneruskan kasus ini ke tahap selanjutnya," katanya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,1

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,1

Jogjapolitan | 3 hours ago

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dewan Pers Dorong Tinjau Ulang Perpol 3/2025

News
| Jum'at, 04 April 2025, 13:47 WIB

Advertisement

alt

Warung Makan Jagoan Mahasiswa UII Jogja

Wisata
| Jum'at, 04 April 2025, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement