Tegalpanggung Andalkan Kesenian untuk Tekan Kenakalan Remaja
Kelurahan Tegalpanggung mengembangkan delapan kelompok kesenian untuk mencegah kenakalan remaja, memberdayakan warga, dan mendukung kampung wisata.
Mskot Porda DIY 2025./ Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Logo, maskot, dan jingle Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XVII 2025 resmi diluncurkan di Auditorium Taman Budaya Gunungkidul, Playen, Jumat (27/12/2024).
Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Chairul Agus Mantara mengatakan desain logo, maskot, dan jingle tersebut merupakan hasil sayembara dengan tema Prestasi Porda 2025 untuk Jogja Istimewa.
"Pemenangnya sudah ada dan hari ini kami launching. Tadi ada perwakilan dari Pemda DIY juga," kata Agus dihubungi, Jumat (27/12).
Agus menjelaskan pemenang logo Porda DIY XVII berwujud siluet Walang. Walang merupakan hewan yang cepat, lincah, adaptif, dan melangkah maju. Walang atau belalang menjadi simbol kebanggaan lokal dan identitas budaya Gunungkidul. Adapun maskot Porda DIY XVII bernama Lalang.
Lalang menggunakan blangkon, baju, lurik, dan jarit sebagai identitas masyarakat Jawa, khususnya DIY. Dia juga membawa obor dalam wujud keris.
BACA JUGA: Jadi Salah Satu Venue Porda DIY 2025, Stadion Handayani Direhab dengan Dana Rp5,8 Miliar
Agus berharap peluncuran logo, maskot, dan jingle tersebut dapat memberi motivasi setiap kontingen agar mempersiapkan diri dalam perhelatan akbar kompetisi olahraga antarkabupaten/ kota di DIY.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Joko Pekik Irianto mengatakan tagline yang diusung dalam Porda DIY XVII adalah Porda 2025, Untuk Prestasi Jogja Istimewa.
"Porda merupakan ajang uji pembinaan prestasi untuk para atlet kabupaten/kota sekaligus mempersiapkan kontingen DIY menuju Pekan Olahraga Nasional ke-22 pada 2028," kata Joko.
Adapun Porda DIY XVII akan digelar di Kabupaten Gunungkidul pada 15 September 2025 - 23 September 2025. Meski begitu waktu penyelenggaraan ini berpotensi berubah lantaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional juga digelar pada September 2025.
Joko melanjutkan, Porda DIY XVII akan diikuti lima kontingen dari empat kabupaten dan satu kota dengan jumlah atlet 3.500 orang yang akan mengikuti 47 cabang olahraga. Sebanyak 47 cabang tersebut terbagi atas 549 kelas dan empat cabang olahraga exibisi.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta berharap gelaran Porda DIY XVII dapat menjadi ajang promosi wisata Bumi Handayani, selain juga mempersiapkan atlet PON.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Tegalpanggung mengembangkan delapan kelompok kesenian untuk mencegah kenakalan remaja, memberdayakan warga, dan mendukung kampung wisata.
Gibran menyebut Indonesia memiliki sumber daya untuk ekosistem kendaraan listrik, tetapi inovasi dan penguasaan teknologi masih perlu diperkuat.
Kredit UMKM DIY mencapai Rp27,50 triliun pada Agustus 2026, tetapi melambat 2,05%. OJK mencatat NPL UMKM mencapai 8,32%.
DPRD Bantul menyoroti potensi pemangkasan TKD pada 2027 setelah anggaran tahun ini dipangkas lebih dari Rp150 miliar.
Mabes TNI memantau TMMD ke-130 di Bantul. Progres pembangunan talut mencapai 55%, cor beton 65%, serta jalan dan gorong-gorong 85%.
Pemkot Jogja menyiapkan bantuan biaya pengobatan bagi korban kericuhan Malioboro ber-KTP Jogja yang belum tercover pembiayaan kesehatan.