Advertisement
Program Makan Bergizi Gratis di Sleman Digelar Pekan Depan, Sasar 3 Kapanewon
Rencana operasional Dapur Umum SPPG Korem 072/ Pamungkas di Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (7/1/2025). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dapur Umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Komando Resort Militer (Korem) 072/ Pamungkas di Jalan Kaliurang Kilometer (Km) 5,8, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman akan beroperasi pada Senin (13/1/2025). Dapur ini akan melayani sekitar 3.000 siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komandan Kodim 0732/ Sleman, Letkol Inf Mohammad Zainollah mengatakan Dapur Umum SPPG Korem 072 ini akan beroperasi bersamaan dengan mitra BGN lain seperti CV Royal Palm pada Senin (13/1/2025). Ada tiga kecamatan/kapanewon yang menjadi sasaran distribusi makanan Senin depan, yaitu Kalasan, Cangkringan, dan Sleman.
Advertisement
Zainollah mengaku dapur tersebut memiliki kapasitas 3.000 pax per porsi sehari. Ada sekitar 3.000 siswa yang akan dilayani, khusus di Kapanewon Depok. Hal ini didasarkan pada kapasitas produksi makanan tersebut. Itulah sebabnya, apabila ada 5.000 siswa dalam satu kapanewon, maka perlu ada dua dapur umum.
Lebih jauh, Zainollah menerangkan Dapur Umum SPPG Korem 072 sudah siap untuk digunakan memasak makanan dalam program MBG.
Meski sudah siap, dapur tersebut nyatanya belum dapat digunakan pada pelaksanaan MBG, Senin (6/1/2025). Musababnya, ada persoalan admistrasi yang belum selesai ihwal penyaluran anggaran belanja dari Badan Gizi Nasional (BGN) ke Yayasan khusus. Ada pergantian Yayasan dari Yayasan yang semula ditunjuk sebagai mitra. "Operasional Dapur Sehat ini menjadi kewenangan BGN. Kalau kemarin belum beroperasi ya keputusan BGN,” kata Zainollah ditemui di Dapur Umum SPPG Korem 072, Selasa (7/1/2025).
BACA JUGA: Makan Bergizi Gratis: Pemerintah Targetkan Bentuk 5.000 Satuan Pelayanan di 2025
Zainollah menambahkan mobil distribusi makanan juga belum datang. Kendala pengiriman mobil ini berada di Pemerintah Pusat. Meski begitu, Kodim 0732/ Sleman telah mencoba mencarikan alternatif kendaraan pengangkut lain.
Disinggung ihwal pekerja dapur, dia mengatakan dapur akan diisi oleh warga sekitar yang memiliki kemampuan, sehat, dan siap bekerja. Ada juga pekerja yang merupakan hasil penunjukan BGN seperti kepala dapur, akuntan, dan ahli gizi.
Dapur Umum SPPG Korem 072 tersebut berdiri di atas tanah miliki TNI. Di samping dapur tersebut, ada satu dapur lagi yang sedang dibangun dan digunakan untuk melayani Kota Jogja.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Sleman, Sri Adi Marsanto mengatakan Disdik Sleman masih belum menerima informasi apapun ihwal pelaksanaan MBG di Bumi Sembada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Kuota Haji Menguat, KPK Siapkan Pengumuman Penting Senin
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Arus Balik Usai Puncak, Gerbang Tol Purwomartani Masih Padat
- Pemkab Bantul Belum Terapkan WFH, Nilai Belum Efektif Hemat Energi
Advertisement
Advertisement





