Advertisement

Gunungkidul Waspadai Ancaman Longsor dan Tanah Amblas di Musim Hujan

Yosef Leon
Rabu, 08 Januari 2025 - 13:57 WIB
Sunartono
Gunungkidul Waspadai Ancaman Longsor dan Tanah Amblas di Musim Hujan Fenomena sinkhole atau tanah amblas yang terjadi di wilayah Kwangen Kidul, Pacarejo, Semanu belum lama ini. - Dok/Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Musim hujan yang saat ini sedang berlangsung berpotensi jadi ancaman bencana tanah longsor dan tanah amblas di Kabupaten Gunungkidul. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.

"Data tahun lalu menunjukkan adanya 160 kejadian tanah longsor dan tiga kejadian tanah amblas. Dengan potensi hujan lebat yang disertai angin kencang, risiko terjadinya bencana serupa semakin meningkat," ujar Purwono, Rabu (8/1/2025). 

Advertisement

Ancaman bencana ini semakin nyata dengan ditemukannya fenomena sinkhole atau lubang akibat tanah amblas di wilayah Kwangen Kidul, Pacarejo, Semanu. Lubang dengan ukuran cukup besar, yakni berdiameter dan berkedalaman sekitar 4 meter, telah dipasangi garis polisi sebagai tanda bahaya.

BACA JUGA : Cuaca Ekstrem, BPBD Siaga Memantau Kawasan Wisata Rawan Bencana di Gunungkidul

Peristiwa ini dilaporkan pertama kali oleh warga pada 7 Januari 2025. Dugaan sementara, penyebab terjadinya sinkhole adalah genangan air akibat curah hujan yang tinggi. "Saat pemilik lahan hendak mencari rumput, ia melihat tanah amblas dengan ukuran cukup besar dan tergenang air. Laporan ini kemudian ditindaklanjuti oleh perangkat desa dan petugas BPBD," kata Purwono.

Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika terjadi tanda-tanda potensi bencana. Selain itu, langkah-langkah mitigasi bencana perlu dilakukan secara intensif, terutama di daerah-daerah yang rawan longsor.

"Kami berharap masyarakat dapat aktif berpartisipasi dalam upaya pengurangan risiko bencana. Kegiatan-kegiatan seperti kajian, perencanaan, dan pengorganisasian yang melibatkan berbagai pihak sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana," ujarnya.

BACA JUGA : Jalan Tepi Tebing di Semin Gunungkidul Ambrol, 2 Rumah Terancam

Kejadian sinkhole di Semanu ini mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian milik warga. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, lokasi kejadian telah ditangani secara mandiri oleh masyarakat dengan memasang rambu-rambu peringatan. BPBD Gunungkidul juga terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan jika diperlukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

News
| Kamis, 26 Maret 2026, 15:17 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement