Advertisement

Dapur Makan Bergizi Gratis di Sleman Pastikan Bahan Baku dari UMKM dan Petani

Andreas Yuda Pramono
Kamis, 09 Januari 2025 - 18:07 WIB
Ujang Hasanudin
Dapur Makan Bergizi Gratis di Sleman Pastikan Bahan Baku dari UMKM dan Petani Deretan sepeda motor terparkir di halaman Dapur Umum SPPG Komando Resort Militer (Korem) 072/ Pamungkas di Jalan Kaliurang Kilometer (Km) 5,8, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (9/1/2025). - Harian Jogja / Andreas Yuda Pramono

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Komando Resort Militer (Korem) 072/ Pamungkas di Jalan Kaliurang Kilometer (Km) 5,8, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman akan mulai mendistribusikan makanan pada Senin (13/1/2025). Dalam pembuatan makanan ini, SPPG bekerja sama dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan petani setempat.

Kepala SPPG Korem 072/ Pamungkas, Ridhlo Juan Alfanani mengaku belum dapat menyampaikan lebih jauh ihwal penggunaan bahan baku dan kerja sama dengan suplier. Hanya, dia memastikan bahan baku makan berasal dari pelaku UMKM dan petani di Sleman.

Advertisement

“Bahan baku melibatkan UMKM di Sleman. Beda-beda [UMKM-nya]. Suplier belum bisa saya sampaikan. Petani sekitar juga saya tidak bisa menyampaikan dulu,” kata Ridhlo ditemui di Dapur Umum Korem 072, Kamis (9/1/2025).

Disinggung ihwal menu MBG, Ridhlo juga tidak bisa berbicara banyak. Meski begitu, dia menyampaikan menu tiap wilayah akan berbeda-beda. Adapun dalam satu tempat makan, siswa akan mendapat nasi, lauk, sayur, buah, dan minum. “Minum belum tahu, buah belum tahu juga,” katanya.

BACA JUGA: Kodim Bantul Bangun Dapur Umum di Sanden untuk MBG, Layani 2.680 Siswa Wilayah Sekitar

Komandan Kodim 0732/ Sleman, Letkol Inf Mohammad Zainollah mengatakan pihaknya memiliki beberapa tugas dalam pelaksanaan MBG, seperti monitoring dan evaluasi.

“Kami juga memfasilitasi kalau dapur kurang bahan atau perlu kebutuhan apa begitu kami ikut mencarikan,” kata Zainollah.

Adapun jumlah sasaran dalam MBG di Sleman pada Senin (13/1/2025) ada empat kapanewon yang mencakup Cangkringan, Kalasan, Sleman dan Depok. Di Kapanewon Depok, ada sekitar 3.000 siswa yang menjadi sasaran.

Satu dapur tersebut, kata Zainollah memiliki kapasitas produksi makanan hingga 3.000 porsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

News
| Kamis, 26 Maret 2026, 15:17 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement