Advertisement
Informatika UII Buka Pendidikan Jarak Jauh, Kuliah hingga Ujian Skripsi Digelar Online
Ketua Jurusan Teknik Informatika UII Raden Teduh Dirgahayu. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Prodi Informatika, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) melaunching pendidikan jarak jauh (PJJ) melalui event Informatics Expo yang digelar di Pakuwon Mall Jogja, Sabtu (11/1/2025). Program PJJ ini dibuka untuk memberikan layanan pendidikan tanpa harus datang ke kampus.
Ketua Jurusan Teknik Informatika UII Raden Teduh Dirgahayu mengatakan, pembukaan PJJ dilakukan untuk memberikan kemudahan masyarakat dari berbagai daerah dalam mengakses pendidikan di UII dengan fleksibilitas yang tinggi serta biaya terjangkau. Melalui PJJ, masyarakat bisa mengikuti perkuliahan di daerah masing-masing tanpa harus menyediakan biaya hidup hingga biaya indekos dan transportasi untuk datang ke Jogja.
Advertisement
"Karena biaya kuliah itu tidak serta merta membayar ke kampus tetapi juga biaya hidup. Maka lewat PJJ ini, sasaran kami ada tiga segmen, yaitu mereka yang ingin kuliah tetapi tidak bisa datang ke Jogja karena terkendala biaya. Kemudian segmen kalangan mahasiswa yang bekerja dan segmen untuk kalangan atlet, seniman yang memiliki mobilitas tinggi," katanya Sabtu.
Periode awal pembukaan akan membuka kelas dengan jumlah mahasiswa antara 20 hingga 40 orang. Ia memastikan seluruh proses perkuliahan akan digelar secara daring. Capaian pembelajaran sama persis dengan kuliah reguler, karena dikawal secara ketat oleh sistem penjaminan mutu internal UII untuk menjaga kualitas. Oleh karena itu, ia menjamin mutu lulusan dari mahasiswa mengambil jalur PJJ akan setara dengan reguler.
"Tidak hanya perkuliahannya saja yang online, nanti ujian skripsinya juga akan digelar secara online, begitu juga dengan wisuda kalau dia ingin online tetap kami layani," katanya.
Kaprodi Teknik Informatika Program Sarjana UII Dhomas Hatta Fudholi menambahkan, launching PJJ sengaja digelar bersamaan dengan event di Pakuwon Mall agar lebih banyak masyarakat mendapatkan informasi. Dalam kesempatan itu ia juga melakukan diskusi dan meminta masukan dari masyarakat.
Di sisi lain event tersebut memamerkan banyak karya menarik dari mahasiswa yang merupakan implementasi dari tugas perkuliahan. Salah satu yang cukup menarik perhatian pengunjung adalah stan pengembangan game.
"Karya mahasiswa sebenarnya ada ratusan tetapi sudah ada yang dipamerkan di event sebelumnya jadi kami melakukan kurasi, karya terbaik yang ditampilkan untuk event kali ini. Misalnya terkait game ada beberapa platform di mana pengunjung bisa mencoba," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement







