Bantul Diguyur Hujan Setelah 161 Hari, BPBD Lanjutkan Dropping Air
Hujan kembali mengguyur Bantul setelah kemarau panjang, tetapi BPBD masih menyalurkan air bersih karena sumur warga belum pulih.
Suasana sidang putusan vonis terhadap Robinson Saalino, terdakwa kasus korupsi mafia tanah di Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman yang digelar Kamis (16/1/2025)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jogja telah menjatuhkan vonis terhadap Robinson Saalino, terdakwa kasus korupsi mafia tanah di Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman.
Dalam sidang yang digelar Kamis (16/1/2025), Robinson divonis delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan.
Selain pidana penjara dan denda, Robinson juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp10.314.940.246. Jika dalam waktu satu bulan sejak putusan berkekuatan hukum tetap tidak dibayar, maka harta bendanya akan disita dan dilelang untuk membayar uang pengganti.
Jika harta bendanya tidak mencukupi, maka Robinson akan menjalani pidana penjara tambahan selama dua tahun. "Vonis yang dijatuhkan hakim lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut Robinson dengan pidana penjara lima tahun, denda Rp300 juta dan uang pengganti Rp336.400.000," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DIY, Herwatan.
Robinson Saalino didakwa terlibat dalam korupsi terkait dengan pemanfaatan tanah kas desa (TKD) Wedomartani selama periode 2017 hingga 2023. Dia diduga telah menyalahgunakan wewenang dan merugikan negara dalam pengelolaan tanah tersebut.
BACA JUGA: Kasus Mafia Tanah Kas Desa Maguwoharjo: Robinson Saalino Dituntut 7 Tahun Penjara
Baik terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir atas putusan yang telah dijatuhkan. Hal ini berarti kedua belah pihak masih memiliki waktu untuk mempertimbangkan apakah akan mengajukan upaya hukum banding atau menerima putusan tersebut.
"Putusan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku korupsi lainnya dan menjadi langkah awal dalam upaya pemberantasan korupsi di DIY. Selain itu, putusan ini juga diharapkan dapat mengembalikan kerugian negara akibat perbuatan terdakwa.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan kembali mengguyur Bantul setelah kemarau panjang, tetapi BPBD masih menyalurkan air bersih karena sumur warga belum pulih.
Bareskrim Polri merekomendasikan pencabutan izin 23 korporasi terkait karhutla berdasarkan sejumlah indikator, termasuk kebakaran berulang dan luas lahan terbak
HYBE memastikan BTS THE CITY ARIRANG belum direncanakan hadir di Indonesia. Singapura menjadi tuan rumah program wisata bertema BTS pada Desember 2026.
Film horor Rambut Sewu: Satu Langkah Getih tayang 5 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah kutukan yang menghantui Wulan.
DPRD DIY meminta evaluasi pengembangan 18 Satuan Ruang Strategis, termasuk pemerataan Danais dan perbaikan infrastruktur Masjid Dongkelan.
Kemenangan Persib 2-0 atas Melbourne Victory menambah poin koefisien Indonesia di Asia dan membuka peluang memperbaiki jatah klub di kompetisi AFC.