Optimalisasi Pengolahan Sampah, Pemkab Bantul Bakal Bangun Hangar di ITF Pasar Niten

Newswire
Newswire Sabtu, 18 Januari 2025 19:47 WIB
Optimalisasi Pengolahan Sampah, Pemkab Bantul Bakal Bangun Hangar di ITF Pasar Niten

Petugas mengolah sampah di ITF Niten pada Minggu (19/12/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani

Harianjogja.com, BANTUL—Guna mengoptimalkan pengolahan sampah di daerah ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantulberencana membangun hanggar di kawasan Intermediate Treatment Facility (ITF) Pasar Niten, Kapanewon Kasihan, Bantul.

"Kami mempunyai upaya untuk mengoptimalkan pengolahan sampah yang berada di ITF Pasar Niten dengan membangun hanggar pengolahan sampah," kata Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho di Bantul, Sabtu (18/1/2025).

Menurut dia, pembangunan hanggar tersebut dilakukan mengingat sarana pengolahan sampah di Pasar Niten tersebut saat ini baru bisa mengolah sampah sekitar tujuh sampai delapan ton per hari, sehingga masih bisa dioptimalkan kapasitasnya.

"Saat ini ITF Pasar Niten baru bisa mengolah tujuh sampai delapan ton per hari dari sebelumnya lima ton per hari. Maka, dalam APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Murni 2025, kami usulkan untuk penambahan hanggar agar mengolah sampah jadi 20 ton per hari," katanya.

BACA JUGA: Dua Pemain Timnas U-20 Bakal Berkarier di Thailand, Ini Komentar Indra Sjafri

Dia mengatakan, pembangunan hanggar pengolahan sampah itu akan memanfaatkan lokasi yang masih kosong di gedung ITF agar memudahkan pengelolaan sampah nantinya.

"Anggarannya sudah disiapkan, tapi nominalnya saya tidak hafal. Jadi, kalau ada penambahan hanggar, maka akan ada penambahan alat juga di sana. Ya ini kan menjadi upaya untuk menambah kapasitas penguraian sampah di Bantul," katanya.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, selain optimalisasi pengolahan sampah ITF Pasar Niten, DLH Bantul juga masih menunggu serah terima aset Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modalan di Banguntapan dari Kementerian Pekerjaan Umum, setelah TPST itu diresmikan sekitar dua bulan lalu.

Menurut dia, setelah dilakukan terima aset, kapasitas pengolahan sampah di TPST Modalan akan dioptimalkan.

"Sekarang masih menuju pengoptimalan pengolahan sampah di TPST Modalan sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya. Dan sampai akhir 2024, pengolahan sampah masih sekitar 16 ton per hari," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online