Advertisement
Potensi Timbulan Sampah Libur Panjang Akhir Januari, DLH Sleman: Hampir Sama Saat Nataru
Sampah terlihat menumpuk di Jalan Kusbini, Demangan, Gondokusuman, Rabu (24/7 - 2024). Di lokasi ini Satpol PP Kota Jogja kerap menangkap pembuang sampah liar. â Harian Jogja/Lugas Subarkah
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—UPTD Pelayanan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman memprediksi potensi timbulan sampah ketika libur panjang Isra Mikraj dan Imlek hampir sama dengan timbulan sampah ketika tahun baru.
Kepala UPTD Pelayanan Persampahan DLH Sleman, Rita Probowati mengaku tidak dapat memprediksi kenaikan timbulan sampah. “Potensi peling seperti [awal] tahun baru. Tapi bisa kurang juga persentase kenaikannya,” kata Rita dihubungi, Selasa (21/1/2025).
Advertisement
BACA JUGA: Ratusan Relawan PDIP Lakukan Aksi Jemput Sampah ke Rumah Warga
Rita menambahkan UPTD tetap melakukan pelayanan pengangkutan sampah seperti hari biasa meski libur panjang. Layanan pengangkutan libur hanya pada hari Minggu. Adapun armada angkutan sampah milik UPTD dalam kondisi siap. Jumlah armada angkut dump truck ada 34 unit dan armroll ada tujuh unit.
Dia menyampaikan UPTD hingga saat ini memiliki 667 pelanggan yang berasal dari bermacam sektor seperti instansi pendidikan, industri, hotel, perguruan tinggi, objek wisata, pasar, toko, dan perumahan.
UPTD tidak melayani pelanggan rumah tangga. Pasalnya, pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga dilakukan oleh jasa angkut swasta. Jasa angkut ini kemudian berlangganan ke UPTD. “Paling banyak pelanggan dari transferdepo,” katanya.
Dari 667 pelanggan UPTD, timbulan sampah yang dihasilkan dan diangkut oleh UPTD sepanjang 2024 mencapai 19.999 ton atau 36.213 meter kubik. Timbulan sampah mencapai tonase tertinggi pada Januari dengan 3.003 ton.
Adapun pada Februari dengan 2.200 ton dan Maret 2.166 ton. Setelah itu, timbulan sampah pada April hingga Desember mencapai di atas 1.000 ton.
Disinggung ihwal tarif, Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sleman No. 7/2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah telah mengatur besaran tarif per meter kubik.
Kepala Bidang Penagihan dan Pengembangan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Muhammad Yunan Nurtrianto mengatakan realisasi retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan di Bumi Sembada pada 2024 mencapai Rp2,6 miliar. Jumlah ini melebih target awal Rp2,2 miliar atau capaian menyentuh 121,76%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement







