Advertisement
Laga Kontra Semen Padang Tak Dihadiri Penonton, Manajemen PSS Minta Maaf
Stadion Sultan Agung Bantul - Antara - Pemkab Bantul
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Laga PSS Sleman kontra Semen Padang pada Minggu (26/1/2025) yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul dipastikan tanpa kehadiran penonton.
Kepastian laga tidak bisa dihadiri penonton ini disampaikan langsung Manajer Event PSS, Rangga Rudwino. "Pertama-tama tentu kami mengucapkan terima kasih sekali atas antusiasme PSS Fans yang ingin mengawal PSS bertanding. Apalagi kita tahu kali ini laga digelar di Stadion Sultan Agung yang jaraknya sangat dekat. Tetapi hal tersebut kami pastikan belum bisa terwujud," kata Rangga, Rabu (22/1/2025).
Advertisement
Diungkapkan Rangga, sejatinya manajemen PSS maupun Panpel PSS sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait kehadiran penonton ini. Sayangnya, izin dengan kehadiran penonton tetap belum bisa terlaksana. "Kami dari manajemen dan Panpel sudah berkomunikasi dengan pihak keamanan dan juga Pemkab Bantul. Hasilnya sungguh sangat kami sayangkan PSS belum bisa menyelenggarakan pertandingan dengan penonton di Stadion Sultan Agung," tuturnya.
Rangga menjelaskan dipilihnya Stadion Sultan Agung sebagai kandang saat kontra Semen Padang nanti juga karena berbagai alasan. Hal paling utama jelas karena jadwal yang bertabrakan dengan Persis Solo yang menggunakan Stadion Manahan.
BACA JUGA: PSS vs Semen Padang Boleh Digelar di SSA Bantul, Tapi Tanpa Penonton
Ketua Panpel PSS, Yuyud Pujiarto mengajak seluruh PSS Fans untuk menghormati keputusan yang ada sekalipun keputusan ini tidaklah mudah. "Kami mengimbau untuk PSS Fans bisa menghormati keputusan yang sudah diambil oleh berbagai pihak. Tentu tidak mudah namun kali ini ada baiknya kita tetap menjalankan hal tersebut dan mendukung PSS dari rumah," kata dia.
Yuyud menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Bantul yang mengizinkan SSA sebagai tempat bertanding sekalipun dengan berat hati tidak bisa dihadiri penonton. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bantul yang sudah memberikan tempat bertanding untuk PSS. Walaupun dengan berat hati keputusan tanpa penonton dan kami menghargai dan menghormati keputusan tersebut," imbuhnya.
Yuyud juga mengungkapkan permintaan maafnya kepada PSS Fans yang belum bisa mewujudukan keinginannya untuk menonton langsung PSS berlaga. Ia berharap seluruh suporter PSS bisa mengikuti arahan yang sudah berlaku. "Kami juga memohon maaf sebesarnya kepada PSS Fans mengenai keputusan ini. Saya berharap kita mengikuti arahan serta menghargai keputusan Pemkab Bantul yang sudah mau memberikan ijin menggunakan tempat untuk PSS," tandasnya.
Sebenarnya opsi stadion lain juga sudah dicari oleh pihak Panpel dan Manajemen PSS. Namun, Stadion Sultan Agung tetap menjadi pilihan paling utama dengan sejumlah pertimbangan.
Itulah sebabnya, Yuyud berharap Stadion Maguwoharjo dapat segera rampung dibangun sebagai markas PSS Sleman. "Kami juga bersama berharap agar Stadion Maguwoharjo bisa segera rampung. Karena jelas kita semua juga merindukan untuk bisa kembali bermain di rumah kita tercinta dan mendukung PSS kembali berlaga.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement





