PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Sejumlah pelajar menumpang bus angkutan umum/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan Gunungkidul membuka rute baru untuk layanan bus sekolah dengan tujuan Nglipar-Wonosari. Total hingga sekarang layanan bus sekolah di Bumi Handayani sudah tujuh jalur yang siap melayani anak bersekolah.
Sekretaris Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, layanan bus sekolah sudah dioperasikan sejak awal 2023 lalu. Antusias anak-anak mengakses layanan ini juga bagus karena jangkauan pelayanan terus ditambah.
Di awal pengoperasian hanya melayani rute Semanu-Wonosari dan Gedangsari-Wonosari. Namun, seiring berjalannya waktu rutenya terus bertambah mulai dari Ponjong-Wonosari; Semin-Wonosari; Tanjungsari-Wonosari; Sokoliman-Wonosari.
BACA JUGA : Dishub Sleman Bakal Terima Satu Bus Sekolah Lagi Senilai Rp700 Juta
“Terbaru, jalur bus sekolah yang dibuka melayani rute Nglipar-Wonosari,” kata Bayu, Rabu (5/2/2025).
Dia menjelaskan, rute Nglipar-Wonosari sudah dioperasikan sejak awal Januari 2025. Meski belum lama, peminat dari layanan ini sangat tinggi sehingga dinas perhubungan menyediakan dua bus sekaligus. “Jadi ada delapan bus sekolah yang beroperasi. Dua unit di antaranya untuk melayani rute baru Nglipar-Wonosari,” ungkapnya.
Pengoperasian bus sekolah sebagai upaya menekan angka kecelakaan pada pelajar. Pasalnya, sekarang banyak anak-anak yang membawa sepeda motor ke sekolah. Ini dikarenakan tidak adanya akses transpotasi ke sekolah.
“Jadi kami hidupkan bus sekolah. untuk antusias pelajar juga bagus karena armada mulai dipenuhi penumpang,” kata
Bayu menambahkan, upaya perluasan jaringan bus sekolah akan terus dilakukan. Diharapkan layanan bisa menjangkau seluruh kapanewon di Kabupaten Gunungkidul.
“Semua berproses dan dilaksanakan bertahap. Sebab, bus sekolah juga sangat membantu para siswa di tengah armada angkutan umum yang banyak tak beroperasi,” katanya.
Upaya penambahan bus juga dilakukan, baik dengan cara mengakses dana keistimewaan milik Pemerintah DIY atau akses dana dari Pemerintah Pusat. “Semakin banyak armada yang dimiliki, maka semakin luas jangkauan bus sekolah,” katanya.
BACA JUGA : Peminat Bus Sekolah Tambah Banyak, Dishub Bantul Tunggu Persetujuan Penambahan Armada
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mendukung penuh langkah dinas perhubungan mengoperasikan bus sekolah. Hal ini sebagai upaya memberikan kemudahan akses bagi para pelajar untuk bersekolah.
Selain itu, juga untuk mengurangi risiko kecelakaan yang melibatkan pelajar, pengoperasian juga sebagai bentuk peningkatan layanan ke masyarakat. “Adanya bus sekolah diharapkan dapat memudahkan akses pulang pergi ke sekolah bagi anak-anak,” kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.