UMY Nonaktifkan Dosen Farmasi Saat Dugaan Pelecehan Diusut
UMY menonaktifkan sementara dosen Farmasi yang diduga terlibat kasus pelecehan. Investigasi internal kampus dan Satgas PPKPT masih berlangsung.
Foto ilustrasi La Nina - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA–Hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang melanda hampir seluruh wilayah DIY pada Minggu (23/2/2025). Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY hujan turun sejak pukul 12.45 WIB hingga petang dan menyebabkan sejumlah dampak kerusakan di beberapa wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad mengatakan, beberapa daerah mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem ini. “Kami telah menerima laporan mengenai pohon tumbang, rumah rusak, hingga gangguan akses jalan dan jaringan listrik,” ujarnya.
Di Kabupaten Gunungkidul wilayah yang terdampak yakni di Kapanewon Semanu dan Wonosari dengan kerusakan meliputi tiga titik pohon tumbang, satu rumah rusak, dua tempat usaha terdampak, dua titik jaringan listrik mengalami gangguan, serta dua titik akses jalan terhambat.
Di Kota Jogja tiga kemantren terdampak, yaitu Kraton, Kotagede, dan Umbulharjo. Kerusakan meliputi tiga titik dahan patah, dua unit gudang terdampak, satu rumah rusak, dan satu pagar roboh.
"Untuk Kabupaten Kulonprogo masih dalam proses asesmen. Sementara Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul laporan sementara menunjukkan tidak ada kejadian signifikan," katanya.
BACA JUGA: MBG Berjalan Sebulan Lebih di Kulonprogo, Ini Masukan dari Sejumlah Sekolah
Menurut Noviar, sejumlah unsur telah diterjunkan untuk menangani dampak bencana ini, di antaranya BPBD, FPRB, KTB, TNI, Polri, komunitas sukarelawan, linmas, serta instansi terkait dan masyarakat setempat. Langkah-langkah penanganan meliputi evakuasi pohon tumbang, perbaikan rumah warga, serta pemulihan akses jalan dan jaringan listrik.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem," jelasnya.
Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan sekitar dan menghindari tempat yang rawan ancaman hidrometeorologi. Berhati-hati saat berkendara, dan jika kondisi tidak memungkinkan, segera mencari tempat yang aman dan memperbaharui informasi cuaca dan kebencanaan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan BPBD.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dan tetap waspada terhadap potensi bencana,” kata Noviar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMY menonaktifkan sementara dosen Farmasi yang diduga terlibat kasus pelecehan. Investigasi internal kampus dan Satgas PPKPT masih berlangsung.
Pemerintah menargetkan Zero ODOL berlaku pada 2027, namun masih menghadapi kekurangan anggaran Rp92,9 miliar dan tantangan distribusi logistik nasional.
Kemendag menyelesaikan 89 persen pengaduan konsumen sepanjang semester I-2026 dengan nilai transaksi Rp18,59 miliar. Aduan terbanyak terkait elektronik dan refu
Wamenag Romo Muhammad Syafi'i meminta penyebab ledakan di MAN 3 Padang ditelusuri secara menyeluruh dan mengingatkan publik tidak terburu-buru menyimpulkan peny
Pemerintah menyiapkan skema pelunasan utang KCIC Whoosh senilai Rp116 triliun tanpa harus membebani APBN. Proses pengalihan aset masih berlangsung.
Pemerintah mempercepat pembangunan KSPEAN Papua Selatan melalui kolaborasi pusat dan daerah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.