Hujan Mulai Turun, Kekeringan di Gunungkidul Belum Teratasi
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Ilustrasi Keracunan - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Dalam sepekan terakhir, dua kasus keracunan makanan yang diduga berasal dari takjil dilaporkan terjadi di Kabupaten Bantul, yakni di Jodog, Pandak dan terbaru di Mandingan, Bantul. Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara mengungkapkan, kejadian ini tengah ditelusuri lebih lanjut guna memastikan sumber pencemaran.
“Ternyata ada beberapa laporan yang masuk ke puskesmas lain, dengan kasus serupa, yaitu keracunan makanan pada kegiatan takjilan di Mandingan. Kami masih telusuri apakah sumbernya sama,” ujar Agus, Kamis (20/3/2025).
Dinas Kesehatan telah menginstruksikan koordinasi antara Puskesmas Pandak 1, Puskesmas Bantul 2, dan Puskesmas Sewon 1, yang menangani korban di wilayahnya masing-masing. Pemeriksaan epidemiologi sedang dilakukan untuk menelusuri asal makanan yang menyebabkan keracunan.
Jika ditemukan penyebab yang sama, akan ada pembinaan terhadap penyedia takjil agar kejadian serupa tidak terulang.
Salah satu tantangan dalam investigasi ini adalah keterlambatan laporan dari masyarakat. “Sering kali laporan masuk beberapa hari setelah kejadian, sehingga sulit mendapatkan sampel makanan yang dikonsumsi korban,” jelas Agus.
Oleh karena itu, pihaknya telah menyurati Kementerian Agama (Kemenag) Bantul agar menyampaikan imbauan kepada para penyelenggara takjilan dan buka bersama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebersihan dan keamanan pangan.
Meski belum dapat dipastikan penyebab utama keracunan, Agus menyebut beberapa kemungkinan, seperti bahan pangan yang sudah tercemar, proses pengolahan yang kurang higienis, atau distribusi makanan yang tidak tepat.
“Makanan yang disiapkan sejak pagi dan baru dikonsumsi sore hari berpotensi mengalami kontaminasi, apalagi jika lingkungan tempat pengolahan kurang bersih,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Bantul menyarankan agar setiap tempat takjilan menyimpan satu paket menu di dalam kulkas. Hal ini bertujuan agar jika terjadi kasus keracunan, sampel makanan dapat diuji di laboratorium untuk mengetahui penyebabnya.
Dukuh Mandingan, Samsi Wahyudi menjelaskan, ada sekitar 70 warganya yang mengalami gejala keracunan makanan usai menghadiri acara buka puasa bersama di Musala Al-Munir pada Minggu (16/3/2025). Warga mulai merasakan gejala seperti sakit perut, diare, dan mual pada Senin pagi (17/3/2025).
"Laporannya mulai masuk sekitar pukul 09.00 WIB, Senin pagi. Warga mengeluhkan diare hingga lemas," ujar Samsi. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Puskesmas setempat.
Puskesmas setempat kemudian memastikan bahwa penyebabnya adalah keracunan makanan. Dugaan sementara mengarah pada olahan ayam yang disajikan dalam buka puasa tersebut. "Beberapa warga yang merasakan efeknya mengeluhkan ayam yang terasa panas, berbau, dan tidak sedap," jelas Samsi.
Ia juga menegaskan bahwa makanan dalam acara buka bersama tersebut bukan berasal dari layanan katering, melainkan hasil masakan warga yang bertugas menyiapkan hidangan. "Ada kelompok ibu-ibu yang sudah ditunjuk untuk memasak. Jadi bukan katering," katanya.
Beruntung, kondisi para warga yang terdampak sudah mulai membaik. "Alhamdulillah, sekarang sudah dalam tahap pemulihan. Mereka sudah bisa kembali beraktivitas," kata Samsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
SIM Keliling Jogja Senin 26 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Bayern Muenchen menang 3-1 atas Freiburg pada pekan ketujuh Bundesliga 2026/2027 dan merebut puncak klasemen dengan 17 poin.
Real Madrid mengalahkan Barcelona 1-2 dalam El Clasico. Kylian Mbappe mencetak dua gol, termasuk gol penentu pada menit ke-87.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja 26 Oktober 2026 di Prambanan, jam SIM Corner JCM dan Ramai Mall, serta syarat perpanjangan SIM A dan C.